JEMBER - Apes, barangkali kata-kata ini yang tepat disandang oleh M.Hamid, sudah barang plastik pertanian atau Polybag yang dia kirim kepada Arif Hanisma warga jalan Kenanga V/28 kecamatan Kaliwates Jember Kidul  ini dikirim, namun Arif tak mau membayar padahal kesepakatannya barang datang yang dibayar tunai. Mengalah walaupun saat itu Arif berjanji bulan depan akan dibayar, maka M.Hamid pun menyanggupi janji pembayaran Arif.

Tak berhenti disitu, Arif menangkap korbannya ini sepertinya mudah untuk dikelabui, kemudian merayu M.Hamid dengan melancarkan rayuan manisnya menjanjikan kepada M.Hamid untuk bekerja sama dalam bidang pengadaan bahan Mulsaa PLATIK untuk pertanian.

Kata-kata manis Arif mampu membius M.Hamid hingga pada akhirnya M.Hamid menyanggupi deposito dana yang diminta oleh Arif sebesar 50 juta. Uang tersebut pun lantas diserahkan kepada Arif dengan membuat perjanjian hitam di atas putih bermaterai sebagai pengikat kerjasama pengadaan bahan pertanian atau menjadi agen polybag media tanam pertanian.


Usai uang diserahkan, selama sekian bulan kemudian tak ada kejelasan dari kesepatan yang dijanjikan oleh Arif Hanisma warga Jember Kidul tersebut. Hingga akhirnya M.Hamid pun mendatangi rumah Arif di jalan Kenanga V/28, namun M.Hamid kaget karena rumah Arif kosong melompong, anak istri dan perabotan rumah tangganya pun sudah tak berada di dalam rumah dia.

Keluarga Hamid kemudian menyarakan agar Hamid melaporkan Peristiwa yang dialaminya tersebut ke Pihak Kepolisian karena etikat dari Arif sudah ada indikasi kuat melakukan penipuan serta penggelapan


TRIBUNUS.ANTARA.COM -  Sidoarjo,  Akibat sifat arogansi dan naik pitam Kapolsek Kota Sidoarjo terhadap rekan wartawan dilapangan, pada hari Rabu (13/12) tadi tepat pukul 11.00. Wib. Beberapa anggota Propam Polda Jatim mendatangi kantor Polisi Sektor Kota Sidoarjo.


Dari informasi yang di himpun, salah satunya dari anggota Propam Polda, kedatangan mereka di kantor polisi sektor kota Sidoarjo terkait adanya pemberitaan Kapolsek yang viral diberitakan Arogan terhadap pekerja Insan Pers.


"Kebetulan itu tadi saya dilapangan, dan bukan saya yang ditugaskan. Namun saya mendengar itu jika ada permasalahan antara Kapolsek Kota Sidoarjo dengan rekan wartawan yang bertugas dilapangan," (13/12), Ungkap singkat Kompol Heri Kurniawan Paminal Polda Jatim.

Beredar juga di group rekan wartawan jika pihak humas Polresta Sidoarjo mencari wartawan yang menjadi korban arogansi Kompol. Rochsulullah yangmerupakan penulis berita terkait arogan Kapolsek Kota Sidoarjo.

"Saya tadi di hubungi sama Kasubag Humas, untuk mencari wartawan dari media berita rakyat. Namun setelah saya tanya dan cek kepada rekan wartawan Sidoarjo tidak ada yang mengenal," ujar ibu Nunik bagian humas Polresta Sidoarjo, Rabu (13/12).

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol Himawan Bayu Aji, saat di hubungi melalui seluler hingga melalui pesan singkatnya juga belum berhasil merespon, terkait sifat arogan yang di lakukan Kapolsek nya kepada rekan jurnalis di lapangan.

Seperti berita sebelumnya Kompol. Rochsulullah tidak terima diberitakan miring terkait kasus celana dalam purel  karaoke X2 dan masuknya Kapolsek ke dalam karaoke tersebut oleh beberapa media di Sidoarjo. Berniat memberikan hak jawab kepada Kapolsek malah terjadi adu mulut  dengan rekan wartawan pada Selasa (12/12) kemarin,  (ade)

Gigi Hadid tampil sporty saat memakai sport bra berwarna merah dengan legging berwarna senada di sebuah video untuk kampanye Love Advent.

Di video itu Gigi Hadid melakukan beberapa gerakan olahraga, seperti kickboxing hingga bermain bola. Satu hal yang menjadi perhatian di video ini adalah saat Gigi Hadid cuek memperlihatkan rambut di ketiaknya.

"Stay strong," ujarnya di akhir video sambil mengangkat dua tangannya dan memperlihatkan rambut di ketiaknya.

Hal yang jarang sekali melihat super model seperti Gigi Hadid tak mencukur bulu ketiaknya. Namun menurut People.com, gayanya itu mengingatkan sejumlah artis yang juga pernah pamer rambut di ketiak.

Pada 2014 lalu, Madonna juga pernah memajang fotonya di instagram, dengan pose mengangkat satu tangan, ia lalu memamerkan rambut di ketiaknya. "Rambut panjang... tak peduli!!" tulisnya saat itu dalam bahasa Inggris.

Selain itu, Miley Cyrus juga pernah pamer saat mewarnai rambut di ketiaknya pada 2015 lalu.

Sementara itu, hingga kini Gigi Hadid tidak memberikan komentarnya mengapa ia dengan sengaja dan dengan percaya diri memperlihatkan rambut di ketiaknya. Di akhir kerjasamanya untuk Love Advent dia hanya mengatakan video tersebut sangat berarti baginya.

(nda / bin)

Sumber : tabloidbintang.com


Read more at http://uzone.id/saat-super-model-gigi-hadid-pamer-bulu-ketiak#BacR707CsBQG2cV7.99



BANYUASIN,TRIBUNUS.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum Daera Banyuasin (KPUD) Banyuasin Sum-Sel, launching pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin di Pilkada 2018 yang digelar di alun - alun kota Pangkalan Balai,di warnai Hujan deras di Sertai angin kencang sehinga Suasananya berhambur,hamburan Selasa (12/12/17)‎

Panitia sempat dibuat kelabakan akibat curah hujan yang cukup deras hampir membasahi seluruh kursi tamu undangan, tamu yang hadir terpaksa mencari gedung terdekat untuk berteduh ada sebagian juga tetap memaksakan bertahan dan memilih berdiri menghindari terpaan hujan.

Diutarakan Salim warga setempat yang ikut menyaksikan acara itu terpaksa berbasah-basah,ria' karena tidak kebagian payung dari pihak penyelenggara Even Organizer (EO) Media Sumek (pihak ke dua/ pelaksana) " kalau dilihat dari panggung dan tenda untuk ukuran launching sepertinya kurang presentatif dengan tidak didukungnya dinding tenda berimbas pada ketika hujan kursi basah dan tidak ada tempat berlindung dari terpaan hujan sangat jelas Ini suatu upaya yang di lakukan oleh KPU bertujuan tidak terselenggaranya  Pemilukada Banyuasin pada 2018 yang akan datang guna menguntungkan pihak pihak tertentu..Ir SA Supriono selaku Bupati Banyuasin  kenapa diam ??

Ironisnya dari dana Rp:70,5.M tersebut KPU harus cari cara untuk meng habis kannya dengan Surat Pertanggung Jawapan (SPJ) dalam Even yang sangat besar ini iaitu Pesta Demokrasi Rakyat Pemilukada Banyuasin 2018 Kenapa KPU tidak menggunakan Gedung Graha kan tidak Bayar.

Dengan menggunakan Even Organizer (EO) Media Sumek (pihak ke dua/ pelaksana) KPU Banyuasin tidak perlu repot2 tinggal ngedil kannya saja berapa uang yang kami dapat kan kata KPU, Sangat jelas Ketal nya Nuansa politik di Oknum2 KPU ini sanggat bermasalah tegasnya.
Seperti yang suda di beritakan : http://petisi.co/mengapa-kepala-daerah-melakukan-korupsi-kolusi-dan-nepotisme/

Sambung salim, kalau dilihat dari tamu yang hadir Banyuasin malu walau pun hujan sebenarnya tidak bisa diduga karena gejala alam, tapi apa kata tamu dari provinsi, Ada bupati serta pejabat tinggi lainnya di Banyuasin.keluhnya,Semoga ini di jadikan pengalaman untuk kedepannya ketika mengadakan acara dilapangan terbuka"

Hal tersebut, di ungkapkan Ilham Saputra, Komisioner KPU RI, ketika memberikan kata sambutan Peluncuran (Launching) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin Tahun 2018 Mendatang, di Alun - Alun Taman Kota Pangkalan Balai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin”Kita harapkan profesional, sesuai dengan aturannya,” Katanya mewakili Ketua KPU RI Arief Budiman.
Pada kesempatan itu , Ir SA Supriono Bupati Kabupaten Banyuasin menambah kan dalam Pilkada 2018 dirinya berharap agar nanti dapat berjalan dengan apa yang di harapkan bersama.

"Semoga pelaksanaannya nanti dapat lancar dan aman." Ucapnya. Dukungan masyarakat juga sangatlah dibutuhkan agar pelaksanaan Pilkada 2018 di Banyuasin dapat aman dan tertib.Pada kesempatan itu KPU juga melauching Maskot KPUD Banyuasin, Si Dulang dan Si Tudung yang akan di jadi Ikon pada pilkada  serentak pada 27 Juni 2018 di 171 Daerah di Indonesia.(rn)


PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.