Ternyata, banyak tanaman yang berada di sekeliling kita dapat dimanfaatkan untuk pengobatan berbagai jenis penyakit, salah satunya ialah daun Mimba atau dalam bahasa latinnya disebut dengan Azadirachta indica A. juss.  Mimba tergolong tanaman perdu yang ditemukan pertama kali di kawasan Hindustani, India. Namun, kini Mimba sudah tersebar di seantero nusantara sejak abad ke 15. Pulau Jawa merupakan kawasan utama yang banyak ditumbuhi tanaman ini.
Mimba ini lebih suka tumbuh di daerah tropis dengan ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan air laut. Tumbuhan Mimba sering ditemukan di tepian jalan atau hutan yang tidak terlalu banyak semaknya.
Dibandingkan dengan tanaman herbal lainnya, Mimba memang cenderung kalah populer di tengah-tengah masyarakat, namun tidak banyak yang tahu bahwa tanaman ini tergolong sebagai tanaman yang banyak memiliki kandungan manfaat untuk kesehatan.
Jika dilihat sepintas, memang Mimba tidak berbeda dengan tanaman pagar yang lain. Karena itu, tidak mengherankan kalau belum banyak orang yang tahu apalagi memanfaatkannya.
Tanaman Mimba memiliki daun dengan helaian memanjang berukuran antara 3-10 cm dan lebar 0,5 cm. Warna daunnya hijau muda dengan bagian tepi daunnya bergerigi kasar. Beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari tumbuhan Mimba, antara lain sebagai berikut.

KB dan Diabetes

Mungkin belum banyak yang tahu kalau minyak Mimba dapat juga dijadikan sebagai pembantu kelancaran program keluarga berencana (KB). Beberapa penelitian menyebutkan bahwa minyak Mimba tidak memberikan efek samping terhadap penggunaan alat kontrasepsi.
Mimba digunakan untuk membunuh sel sperma sehingga pembuahan tidak terjadi. Makanya, Anda bisa menggunakan Mimba sebagai bentuk KB alternatif.
Apakah hanya itu? Tentu saja tidak. Dijelaskan dalam sebuah penelitian bahwa bagian daun Mimba bisa dimanfaatkan untuk pengobatan alami guna menurunkan kadar gula darah.
Aktifitas pemberian ekstrak minyak Mimba selama dua minggu berturut-turut, diketahui dapat mencegah terjadinya kenaikan gula darah.
Yang mungkin mengejutkan ialah hasil penelitian yang menunjukkan bahwa aktifitas hipoglikemik ekstrak Mimba setara dengan glibenclamide yang menjadi bahan aktif untuk penurun diabetes atau anti-diabetes.
Ya, dapat dikatakan bahwa daun Mimba sangat bermanfaat dalam hal mengontrol kadar gula dalam darah serta mencegah atau menunda terjadinya diabetes melitus. Seorang ahli botani Barat menyebut daun Mimba ini sebagai wonderfull tree karena memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.

Mengatasi Diare

Jika Anda sedang terserang diare, gunakanlah daun Mimba. Ambil beberapa lembar daunnya. Kemudian, cuci dan rebuslah dengan sekitar 3 gelas air sampai mendidih.
Setelah itu, dinginkan dan saringlah. Karena airnya sangat pahit, maka tak ada salahnya jika Anda menambahkan madu ke dalamnya sebelum mengonsumsinya.

Penurun Gula Darah

Untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh, caranya serupa dengan pengobatan diare. Ambil daun Mimba yang sudah dike

ringkan untuk direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Setelah dingin, saringlah dan kemudian minum airnya. Minumlah air rebusan Mimba secara konsisten.

Masuk Angin dan Pencuci Luka

Daun Mimba juga bisa digunakan untuk mengobati masuk angin. Rebuslah daun Mimba yang sudah dikeringkan dan satu rimpang Jahe sampai mendidih.
Kemudian, saring dan minumlah airnya. Untuk mencuci luka baru, luka gores, atau luka memar, Anda juga bisa menggunakan rebusan air Mimba.
Itulah beberapa khasiat tanaman Mimba yang ternyata bisa menurunkan kadar gula dalam darah, sebagai obat KB, pereda masuk angin, diare, dan lainnya. Ternyata benar, setiap ciptaan Tuhan itu pasti ada manfaatnya, termasuk tanaman Mimba ini. (sumber: ww.deherba.com)