Kediri, Tribunus-Antara.com - Selamatan dalam rangka “Ground Breaking” pembangunan gedung kuliah Universitas Brawijaya (Unibraw) yang berlokasi Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, menjadi dasar utama akan dilangsungkannya tahap awal pembangunan di atas lahan seluas 23 hektar. Danramil Mojoroto, Kapten Inf Arifin Effendi, Kapolsek Mojoroto, Kompol Abraham S., Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Kediri, Ir. Kasenan, CV. Duta Karya Perkasa, Ir. Agus P. dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Kediri, Enny Endarjati,S.Sos. jumat (05/08/2016).

Dari keterangan Enny Endarjati,S.Sos, skema pembangunan ini memang berbeda dari rencana awal keberadaan Unibraw di Kota Kediri, karena semula pihak Unibraw yang akan membangun sendiri gedungnya perkuliahan.

Salah satu masalah pemakaian tanah eks kas Kelurahan Mrican yang semula akan dibeli Unibraw, akhirnya menjadi hibah murni karena menyangkut kepentingan yang sangat vital di dunia pendidikan, dan salah satunya termasuk “master plan” kampus Unibraw yang bakal direvisi Pemkot Kediri.

Menurut Kapten Inf Arifin Effendi, keberadaan bangunan kampus Unibraw di Kota kediri, nantinya akan mempermudah aktifitas mahasiswa yang berdomisili di Kediri dan sekitarnya, apalagi sebelumnya proses pembahasan lahan seluas 23 hektar berlangsung cukup alot, bahkan berkali-kali juga dilibatkan dalam perundingan antara Danramil, Kapolsek dan Camat Mojoroto dengan warga setempat.

Unibraw sendiri mulai menerima mahasiswa baru dan membuka perkuliahan di Kota Kediri sejak tahun 2011, namun dalam prakteknya banyak ditemui kendala di lapangan, dan salah satunya hingga tiga tahun beroperasi, bangunan kampusnya tak kunjung direalisasi.


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.