pelaku berjaket biru kaos merah putih
Probolinggo, Tribunusantara.Com  - Gerak cepat Polres Probolinggo dalam mengungkap kasus pembunuhan di rumah kosong desa Gerongan, Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo patut diacungi jempol. Betapa tidak, pasca penemuan mayat seorang perempuan tanpa identitas, Senen (5/9) kemarin, dalam waktu 1×24 jam, personil Sat Reskrim Polres Probolinggo berhasil membekuk pelaku di desa Rowo Kangkung Lumajang, Selasa (6/9/16) sekira jam 04.00 WIB.

Kapolres Probolinggo, AKBP Arman Asmara Syarifuddin mengungkapkan, pelaku pembunuhan adalah Muhammad Udin (39) asal Lombok. Pelaku yang sehari hari sebagai pekerja kuli bangunan ini setelah dilakukan pemeriksaan secara maraton langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Sedangkan korban berasal dari Bondowoso. “Korban masih dibawah umur, baru berusia 17 tahun dengan inisial (IL). Pelaku awalnya memaksa korban untuk berhubungan badan, namun korban menolak hingga pelaku dan temannya memukul tengkuk korban hingga pingsan,” paparnya.

Arman Asmara menggatakan, pasca penemuan mayat pihaknya terus melakukan lidik kasus dengan memanfaatkan sejumlah barang bukti di TKP. Alhasil, Selasa pagi (6/9/16), pukul 04.00 WIB, petugas berhasil menemukan jejak pelaku berada di Lumajang beserta sepeda motor korban yang dibawa kabur pelaku.

“selain Muhammad Udin, ada seorang pelaku yang masih dalam pengejaran. Namun identitasnya sudah kami kantongi", ungkap Arman Asmara.

Sementara Muhammad Udin, (tersangka) berdalih, sebelum mengenal korban, sudah terlebih dahulu kenal dekat dengan ibu korban. Bahkan tersangka mengaku sudah menjalin asmara dengan korban sekitar 4 bulanan.

“awalnya saya cari ibu korban, tapi karena tidak menemukan, saya ajak anaknya ikut cari hingga sampai di Probolinggo,” dalihnya

Tersangka kini mendekam di sel jeruji besi tahanan Mapolres Probolinggo, dijerat pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan, dan terancam hukuman penjara seumur hidup. (Bro).