Nganjuk, Tribunusantara.com - Hadi Susilo (25) warga Desa Tritik RT 003 RW 001 Kecamatan Rejoso Kab. Nganjuk ditangkap anggota Koramil Kota Nganjuk ketahuan hendak mencuri dan mengaku sebagai anggota TNI. Aksi nekad H.S dipergoki oleh Nafi (41)pemilik toko di kelurahan Jatirejo RT.02/06 Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk, Sabtu 03/09 lalu.

Di Makoramil Kota 0810/01 HS kepada anggota koramil mengaku bekerja mencari kayu bakar di desa tempatnya. HS berangkat dari rumahnya alamat desa Tritik Kec. Rejoso Kabupaten Nganjuk  menuju Warnet BC NET di  Jl. Wachid Hasim Kelurahan Kauman Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk. Dari Warnet H.S menuju Toko milik Nafi berniat untuk membeli minuman ringan. Namun karena pemilik Toko tidak ada dan situasi sepi, HS mengambil uang dilaci toko. Aksi HS tersebut diketahui oleh Nafi pemilik Toko.

Karena kepergok mencuri HS mengaku bahwa dirinya adalah  Anggota TNI kepada pemilik Toko. Nafi (41) meminta KTP milik HS dan di KTP tersebut tidak tertera pekerjaan sebagai TNI. HS ngotot tetap mengelak dan  mengaku kalau dirinya TNI, selanujutnya Nafi  menghubungi  Ketua RT dan Serda Faruzi anggota Koramil 0810/18 Ngetos yang tak lain  adik kandung Nafi untuk memastikan kebenaranya siapa HS.

Serda Farozi tiba di TKP langsung menanyai Hadi Susilo dan terbukti bahwa Hadi Susilo benar - benar berniat mengambil uang dan mengaku sebagai anggota TNI untuk menakuti pemilik Toko. Serda Farozi menghubungi Koramil 0810/01 Kota, kemudian Baminkomsos Koramil 0810/01 Kota Serma Wakiran dan satu anggota Serka Narto datang ke tempat kejadian tersebut, Selanjutnya Hadi Susilo diamankan dan dibawa ke Koramil 0810/01 Kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari hasil keterangan yang diperoleh, Hadi Susilo lahir di Nganjuk 01 Mei 1991 pekerjaan swasta/ Mencari Kayu Bakar dan beralamat di desa Tritik RT 003/RW 001 Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Mengaku sebagai anggota TNI gadungan karena dia terlanjur ketahuan mencuri uang dan takut di pukuli masa serta untuk menakuti pemilik toko.

Selain itu berdasarkan keterangan dari perangkat Desa Tritik di mana HS tinggal yang dihubungi lewat telepon oleh petugas Koramil, menyebutkan bahwa Hadi Susilo menpunyai penyakit jiwa (Gila/Stres) dan sudah 2 kali masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ).
Sampai hari Sabtu sore Hadi Susilo masih diamankan di Koramil 0810/01 Kota dan permasalahan rencana akan diselesaikan kekeluargaan, akan di jemput kepala desa dengan perangkat Desa Tritik (pen)