Pasuruan, Tribunus-Antara.com, perpisahan kuliah Kerja Nyata-Praktek Pengalaman Lapangan (KKN-PPL) Terpadu mahasiswa STAIS Pasuruan yang berada di Desa Manikrejo berjalan dengan sangat meriah, pasalnya rekan-rekan mahasiswa KKN dari kelompok 3 manikrejo ini sengaja melaksanakan kegiatan perpisahan ini dibingkai dengan acara pengajian umum dan prosesi pelantikan Organisasi Karang Taruna MBS JAYA yang telah berhasil dibentuk pada tanggal 24 agustus kemarin agar acara perpisahan yang digelar bisa menarik masyarakat khususnya warga desa manikrejo, kendatipun sesuai dengan apa yang diharapkan.
Acara perpisahan yang digelar pada jum’at (23/9) mulai pukul 18.30 hingga 23.00 yang bertempat di balai desa manikrejo inipun berlangsung sangat meriah, ratusan warga desa manikrejo yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat mulai dari anak-anak, pemuda-pemudi, bapak-bapak,ibu-ibu berbondong-bondong ke balai desa untuk mengikuti acara perpisahan dari teman-teman KKN. Warga pun sangat antusias dalam mengikuti acara perpisahan ini karena menurutnya disamping ingin bertatap muka dengan teman-teman KKN untuk yang terahir juga ingin melihat proses pelantikan karang taruna pemuda desa dan sekaligus mendengarkan pengajian umum.
“saya sebenarnya capek nak seharian berada di ladang, tapi saya tetap ingin datang kesini untuk melihat sampean perpisahan dan melihat ank muda yang katang mau dilantik,” tutur mbok yam warga manik dengan bersungut-sungut.
M. Taufiq selaku koordinator desa dalam sambutannya menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak  terutama pada pemuda karang taruna yang telah membantu dan mensukseskan acara perpisahan tersebut Mulai dari pengkonsepan acara, waktu, pikiran dan tenaga. Pasalnya kegiatan ini tidak tertumpu pada satu pikiran. Banyak rekan- yang kurang fokus pada kegiatan ini dikarnakan banyak tugas laporan per-individu yang belum selesai, jadi mau tidak mau ia harus mengalah untuk rela menjadi kaki dan tangan meskipun posisinya sebagai kepala,
Dalam sambutannya yang terahir M.Taufiq yg mewakili dari teman-teman KKN juga mengucapkan permintaan maaf kepada pemerintah desa  dan masyarakat desa manikrejo jikalau dalam waktu 1 bulan setengah menetap di desa manikrejo ini belumlah dapat memberikan kontribusi yang lebih di tengah-tengah kehidupan masyarakat,
“dalam waktu yang singkat ini sangat amatlah sulit bagi kami memberikan kontribusi untuk desa manikrejo ini, untuk itu teman-teman KKN sengaja membentuk wadah pemuda (karang taruna) agar supaya ketika kita sudah meninggalkan desa ini, maka wadah inilah yang akan meneruskan tongkat estavet perjuangan kami untuk kemajuan masyarakat desa manikrejo. Tutur Taufiq yang di amini oleh faisol ketua karang taruna”.
Di tempat yang sama Muhlis selaku sekretaris KKN kelompok 3 beserta teman-teman yang lain menyampaikan terima kasih kepada Bpk. Firman selaku dosen pembimbing lapangan yang selalu intens dalam membimbing serta mendampingi tugas-tugas laporan sehingga acara perpisahan ini bisa dilaksanakan pada jadwal yang sudah ditentukan oleh pihak kampus.