Pasuruan, Tribunus-antara.com - Warga Wates Tani mengeluhkan pasokan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Walaupun harus antri dan berdesak-desakan untuk mendapatkan air bersih, beberapa warga tetap saja dan sekitarnya
hampir setiap hari berbondong-bondong medatangi salah satu sumber air yg terletak di tengah sawah desa Wates Tani. Terik panas matahari tak menyurutkan keinginan mendapatkan air bersih.

Haidah warga RT. 02/06 dusun Tanning mengatakan bahwa dirinya membutuhkan air bersih tersebut untuk kebutuhan memasak dan minum sehari-hari, menurut Haidah air sumber di tengah sawah tersebut sangat bersih. Namun, sekali lagi Haidah mengeluh karena mata air sumber tersebut sangat kecil. Sehingga harus antri berjam-jam demi mendapatkan air bersih terseebut.

" Coba kalau besar sumbernya, mas" tutur Haidah kepada Tribunusantara.com Senin 26/09 13.00 WIB di lokasi pengambilan air desa setempat. Saat antri bersama warga desa lainnyya di bawah panasnya terik matahari.

Keterangan Haidah ini diamini oleh warga desa lainnya yang mengharapkan pihak desa dalam hal ini adalah Kepala Desa Wates tani untuk lebih memperhatikan warga desanya yang amat membutuhkan pasokan air bersih. Dia juga memohon agar ada perhatian khusus terkait kebutuhan warga desa Wates Tani akan air bersih.


reporter: Nur/Joko
editor   : Nugroho