Lamongan, tribunus - Pemerintah Kab. Lamongan menggelar apel pasukan dan peralatan pendukung siaga penanggulangan bencana banjir yang melibatkan sekitar 500 personil gabungan, pada Selasa (25/10) di Alun-alun Kab Lamong

an.
Personil gabungan dari Unsur TNI, Unsur Kepolisian,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Lamongan, petugas Satpol PP, Petugas PMK, Petugas Korpri, petugas Tegana,  Tim Kesehatan, Pramuka, Petugas PMI, tim Santana, petugas MDNC RS. Muhammadyah, angggota SH Teratai dan Tim siaga Bencana NU, hingga kelompok masyarakat yang tergabung dalam relawan.

Selaku Pembina Apel, Bupati Kab Lamongan, H.Fadeli,SH.MM didampingi unsur Muspida Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sutrisno Pujiono.S.H,M.M yang di wakili Kasdim 0812 Lamongan Mayor Inf  Wiyono, Wakapolres Lamongan.
Personil ini dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Lamongan, Unsur TNI, Unsur Kepolisian, petugas Satpol PP, Tim Kesehatan hingga kelompok masyarakat yang tergabung dalam relawan.

Bupati Kab Lamongan H. Fadeli mengatakan apel menjadi upaya koordinasi bersama jajaran terkait mengenai penanganan banjir di Kab Lamongan. Hal ini menjadi perhatian semua pihak agar berjalan lebih setiap koordinasi dibawah kendali Kodim 0812 Lamongan Dan BPBD Kab Lamongan.

Diharapkan dari semua unsur yang berada di kab lamongan baik pemerintahan daerah,TNI,Polri,organisasi social maupun masyarakat slalu siap dalam mengantisipai hal-hal yang tidak diinginkan apabila terjadi bencana.

Apel kesiapsiagaan ini dimaksudkan dalam rangka mengantisipasi dampak dari bencana alam yang mungkin terjadi, sedangkan tujuan di adakannya apel ini adalah untuk membangun sinergi serta mengkonsolidasikan satuan pelaksana penangulangan bencana di Kab Lamongan, sehingga dengan kegiatan ini di harapkan satuan pelaksana penaggulangan bencana mempunyai langkah tindak lanjut yang sama dan selalu terkoordinir dan terkoordinasi dengan baik dalam pelaksanaan tugas-tugas di lapangan.

"Kita semua menyadari bahwa bencana alam tidak dapat di cegah tetapi yang lebih penting adalah bagaimana upaya kita semua untuk dapat meminimalisir dampak yang kemunungkinan terjadi akibat bencana tersebut."ujarnya

Dalam apel juga mempersiapkan peralatan yang digunakan seperti perahu karet, tenda (pos kesehatan), ambulan hingga dapur umum dan juga di adakan simulasi bencana banjir dan peragaan dengan pendirian tenda darurat yang dilaksanaakn oleh anggota Kodim 0812 Lamongan dengan unsur setempat serta penaganan korban bencana banjir.(Penrem 082/CPYJ)