Lamongan, tribunusntara.com - Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sutrisno Pujiono,S.E,M.M silaturrahmi ke Pondok Pesantren Karangasem Paciran yang didampingi Danramil 0812/17 Kapten Arh Suherman Dan Danunit Dim 0812 Lamongan Lettu Inf Ali M. Silaturahmi ini merupakan sarana untuk lebih mendekatkan diri lagi antara unsur TNI dengan masyarakat. Kamis (27/10)

Dalam silahturrahminya kepada KH. Mubarok Pengasuh Ponpes Karangasem Paciran, Dandim menyampaikan penjelasan tentang kondisi saat luar negeri dan dalam negeri tentang masalah Global saat ini, akibatnya timbul beberapa permasalahan seperti kemiskinan, kelangkaan minyak dan Gas, Weapons Of Nass Destruction (WMD), over population, Ekonomi Collapse dan kelangkaan air, bahaya teroris, bahaya ISIS dan bahaya komunis gaya baru, yang akan berdampak buruk kepada kelangsungan generasi bangsa kedepan, Dandim meminta di sampiakan kepada para pemuda khusunya para santri agar mewaspadai dengan adanya perang generasi ke lima yang sering kita dengar dengan sebutan Proxy War.

Dandim juga meminta agar para pengasuh dan para santri untuk selalu bersikap waspada dan jangan lengah dalam mengawal keutuhan NKRI, karena ancaman datang berupa sikap masa bodoh, belajar agama yang ngambang, kesenjangan ekonomi, tidak tahan uji, saling curiga, mulai meragukan Pancasila, delegitimasi pemerintah dan runtuhnya nasionalisme, kuncinya gunakan akal sehat, logika dan hati nurani.

Dari semua ancaman tersebut kita harus memiliki sebuah solusi yaitu wujudkan kebersamaan, samakan persepsi yang kuncinya adalah para pemuda termasuk para santri. Oleh sebab itulah Pemuda memiliki peran penting dalam sejarah Indonesia. Kita harus bangga menjadi warga Indonesia dengan penguatan cinta tanah air, 4 pilar kebangsaan, kesadaran berbangsa dan bernegara, rela berkorban dan punya kemampuan awal bela negara.