Blitar, Tribunusantara.com -  Bertempat dilapangan Desa Bakung Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar dilaksanakan Gema Sholawat dengan tema Bumi Trisula Bersholawat bersama Habib Jafar bin Ustman Al Jufri dalam rangka memperingati hari Kesaktian Pancasila dengan tema "bentuk nyata untuk kemajuan bangsa Indonesia sebagai wujud pengamalan Pancasila" bertindak sebagai  ketua Panitia Bapak Toha, 39 tahun, ketua JMC (Jafar Mania Community) dari Desa Sumberjo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar yang dihadiri oleh sebanyak 2000 orang warga masyarakat kaum Muslimin dan Muslimat se Kecamatan Bakung dan para JMC se Blitar Raya. Jum’at malam(30/9/16).

Gema Sholawat/ Bumi Trisula Bersholawat bersama Habib Jafar bin Ustman al Jufri dimulai yang ditandai dengan Letusan Kembang Api dan dihadiri oleh Bupati Blitar Drs. H Rijanto, MM, Kapolreskab Blitar, AKBP Slamet Waloya, SIK, Komandan Kodim 0808 Blitar, diwakili oleh Danramil Selorejo Lettu Czi Wikodo, Danyon 511/DY diwakili oleh Pabintal Kapten Inf Sulistiyono,  Seluruh SKPD Jajaran Pemkab Blitar, Muspika Bakung, Para Perwira beserta anggota Jajaran Kodim 0808 Blitar serta Para Kades dan para Tokoh Agama se Kecamatan Bakung.

Kedatangan Habib Jafar bin Ustman al Jufri beserta rombongan Forpimda disambut dengan kumandang gema Sholawat bersama kelompok Hadrah dari Malang pimpinan Habib Jafar bin Ustman al Jufri.
Sebelum acara dimulai Bupati Blitar Drs. H Rijanto, MM menyampikan nahwa dalam kegiatan Bumi Trisula bersholawat pada  malam ini adalah luar biasa karena diwilayah Bakung baru kali ini dilaksanakan gema Sholawat bersama Habib Jafar dan dihadiri oleh segala lini yakni masyarakat beserta TNI /Polri dimana malam ini adalah tanggal 30 September yang merupakan hari yang sangat bersejarah dalam arti penumpasan penghianatan terhadap orang orang yang ingin mengganti Pancasila  sebagai dasar Negara Indonesia tercinta ini.

Bupati juga mengatakan bahwa Blitar selatan adalah sebagai basis pengkhianatan dan hal tersebut telah dilakukan operasi Trisula yang dilaksanakan oleh TNI bersama Masyarakat yang masih cinta terhadap  NKRI yakni operasi penumpasan sisa sisa pengkhianat Negara sehingga pada saat itu karena situasi yang belum kondusif maka pejabat pemerintah baik Kades maupun Camat dijabat oleh aparat TNI atau Polri.
Untuk saat ini perkembangan pembangunan wilayah Blitar Selatan sudah luar biasa karena dulu dipisahkan oleh sungai Brantas yang dahulu di sepanjang sungai Brantas untuk wilayah Blitar hanya ada satu titik jembatan namun untuk saat ini disepanjang wilayah Blitar sudah ada 7 titik jembatan yang dapat memperlancar transportasi sehingga pembangunan Blitar selatan telah setara dengan pembangunan Blitar utara dan hal tersebut akan kita bangun secara terus menerus bahkan JLS (Jalan Lintas Selatan) akan segera direalisasi demi kemajuan Blitar Selatan, imbuh Drs. H Rijanto, MM.

Bupati Blitar juga berpesan terutama kepada para pemuda agar tidak terpengaruh dengan hal hal negatif yaitu bentuk Narkoba, Minuman keras dan kecanggihan tehnologi yang mengarah keranah Pornografi karena hal tersebut dapat menjerumuskankan dan dapat merusak mental generasi muda penerus bangsa ini, pesannya.
Sedangkan K. H Lukmanul Hakim dari Malang dalam Tausiah mengajak para kaum muslimin dan muslimat yang hadir dalam kegiatan gema Sholawat tersebut untuk selalu beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.