Pasuruan, Tribunus-Antara.com.  - Orientasi Extra, Intra dan Manajemen Akademik (OXIM) atau dengan kata lain yang sering disebut OSPEK yang digelar selama dua hari (01-02/10) oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin (STAIS) Pasuruan yang bertempat di  kampusnya di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 45 kota Pasuruan berjalan dengan sukses.

Mahasiswa baru (MABA) yang berjumlah 116 peserta ini harus mengikuti kegiatan orientasi kampus yang akan dipijakinya karena penting dilakukan demi untuk memberikan pengetahuan mulai dari menentukan sikap, administrasi kampus sampai pada antropologi kampus.
acara yang di gelar selama dua hari inipun berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan, antusiasme maba terlihat mulai awal dilaksanakannya OXIM, Terlebih ketika menit-menit dilaksanakannya prosesi sumpah mahasiswa indonesia, mahasiswa baru begitu lantangnya bersama-sama menyuarakan sumpah mahasiswa indonesia hingga tak sedikit peserta sampai gemetar dan meneteskan air mata.

Zuhri selaku ketua panitia sengaja mengangkat tema "implementasi akademik untuk membentuk generasi emas menuju kampus yang harmonis,edukatif, dan religius" AAgar supaya para mahasiswa baru ini disamping mempunyai pendidikan yang bagus juga memiliki hubungan emosional yang baik antara mahasiswa satu dengan yang lainnya.

Ketua sekolah tinggi agama islam salahuddin pasuruan(STAIS) bapak Abu Amar Bustomi M.Si mengatakan bahwa mahasiswa baru tahun 2016 ini berjumlah sekitar 250, namun yang mengikuti oxim dikampus 1 stais hanya 116 peserta dikarenakan stais memiliki program orientasi khusus untuk mahasiswa yang berada dikampus yang terletak di kraton. pasalnya mahasiswa yang berada dikampus 3 ini diprogram khusus untuk program integrasi mahasiswa yang memiliki nilai akademik dan karakter religius sehingga mereka diospek khusus dipondok pesantren. Selain itu, pak tomi-sapaan akrab ketua stais itu juga menuturkan bahwa stais akan membuatkan wadah lab skill untuk seluruh mahasiswa agar kompetensi  mahasiswa bisa diaktualisasikan didalam lab skill tersebut sehingga alumni stais kedepan sudah siap berkiprah ditengah-tengah masyarakat.
beliau juga menyampaikan agar maba sebisa mungkin mengikuti kegiatan organsiasi yang ada di stais baik intra maupun extra.

Mis'at selaku presiden mahasiswa juga menyampaikan agar maba kali ini lebih aktif lagi dibasis-basis keorganisasian dan unit-unit kegiatan yang ada di STAIS sehingga mahasiswa STAIS memiliki kemampuan yang baik dalam bidang keagamaan maupun umum, dan mampu bersaing dengan kampus-kampus lain.