Surabaya, tribunusantara.com - Teror ancaman bom terjadi Rabu 15.23 WIB 19/10 di Pos kediaman Dinas Walikota Surabaya. Seseorang mengaku bernama Helmii menelpon petugas jaga, dan mengatakan bahwa beberapa saat bom akan meledak m
enghancur rumah kediaman Tri Risma Walikota Surabaya yang terkenal tegas dan Keras itu.

Dalam ancaman bom melalui handphone nomor 0815-5430-2842. "Harap di buka kembali Lokalisasi DOLLY, apabila Pmerintah Kota tidak membukanya kembali maka Kami akan menghancurkan Rumah Dinas Walikota." kata penelpon. Dalam pembicaraan antara penelpon dan penjaga, Riaman di Pos kediaman Walikota jalan Walikota Mustajab no.61 Kecamatan Genteng Surabaya, membuat kekuwatiran petugas lantas melaporkan kepada pihak yang berwenang.

Polisi dari Gegana yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP  dan menggunakan deteksi logam melakukan sterilisasi tempat Kediaman dinas Walikota Surabaya, hingga berita ini dinaikan masih nampak Polisi masih berada di lokasi. (cho)