Kediri, tribunus-antara.com - Kesibukan pelaksanaan TMMD yang berlangsung selama sebulan yang lalu telah usai, dan bantuan sosial khusus yang sekiranya akan diserahkan pada saat 5 Oktober lalu sempat tertunda, saat ini bantuan sosial diserahterimakan langsung kepada Lamidi, selaku pemilik objek RTLH spesial veteran RI. Selama 3 pekan, rumah Lamidi diobrak abrik untuk dirubah sedemikian rupa, dari bentuk yang kumuh menjadi mentereng, layaknya rumah-rumah hunian yang ada disekitarnya, rabu (26/10/2016)

Program RTLH spesial veteran RI yang berlokasi di RT 01 RW 09 Kelurahan Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri, sudah kelar 4 oktober lalu, tetapi secara absah dan resmi baru dilakukan hari ini. Kasdim Kediri, Mayor Inf Joni Morwantoto (mewakili Dandim Kediri), didampingi Danramil Pesantren, Kapten Inf Priyo Prasojo, secara langsung menyerahkan bantuan sosial berupa sarung, sembako (beras, tepung terigu, minyak goreng, gula, biskuit kaleng, dan mentega) dan uang sosial sebesar Rp 3 juta kepada Lamidi, tak ketinggalan bendera merah putih (2 lembar) juga diserahkan, sekaligus menandakan hasil akhir dari program RTLH spesial veteran RI gelombang pertama.

Acara tersebut juga dihadiri Kaminvet Kediri, Mayor Inf Ahmadi, Pasi Ops Kodim Kediri, Kapten Arm Nur Solikin, Kapolsek Pesantren, Kompol Sucipto, dan para veteran RI se-Kecamatan Pesantren. Lamidi mengakui cukup terharu akan kepedulian Kodim Kediri, apalagi momentum TNI ke-71 ini menjadi lebih berarti bagi dirinya, dan kondisi rumah yang dulunya tidak sesuai standard kesehatan, konstruksi bangunan yang rapuh, serta instalasi listrik yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, saat ini telah berubah total.

Selain itu, bantuan sosial tersebut sebagai tanda terima kasih atas dharma bhakti seorang Lamidi, selama mengabdi sebagai prajurit TNI dimasa lalu yang mungkin sudah terlupakan oleh generasi masa kini. Bukan hanya itu saja, RTLH spesial veteran RI ini juga menjadi bentuk kepedulian Kodim 0809/Kediri pada momentum HUT TNI ke-71, khususnya yang berkaitan dengan aktifitas sosial berbasis pembangunan.

“Jasa seseorang diingat belum tentu sebesar jasa orang yang terlupakan, karena setiap budi baik seseorang bukan dinilai dari banyaknya orang yang mengetahui atau adanya catatan atau keterangan yang menjelaskan jasa orang tersebut. Masih banyak Lamidi-Lamidi lain yang mungkin terabaikan atau terlupakan, dan aktifitas sosial ini masih sebagian kecil dari sekian banyak veteran RI yang tersebar dari Sabang sampai Merauke,” kata Mayor Inf Joni Morwantoto, saat diwawancarai salah satu stasiun radio lokal. (Penrem)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.