Pasuruan, tribunusantara.com  Selasa11/09/2016 dusun bok wedi desa blandongan kecamatan bugul kidul yang tergenang air banjir dari luapan sungai bok wedi hingga ketinggian air sekitar 1,5 meter,banjir yang menggenangi warga bok wedi mulai dari pukul 04:00 subuh hingga saat ini air tersebut masih menggenangi permukiman warga.

Menurut informasi yang di dapat dari masyarakat sekitar luapan air yang menggenangi permukiman warga karena dari pembangunan jembatan yang masih belum selesai dan tanggul tidak kuat untuk menahan air yang datang secara tiba tiba, tidak kuatnya tanggul penahan air yang sampai terjadi jebolnya tanggul hingga air tersebut menggenangi permukiman warga dan warga setempat sudah pernah mengkomplain kepada pelaksana proyek di lapangan kalau tanggulnya bisa lebih di tinggikana atau di perkuat karena ini sudah musim hujan.

Drs. H Setiyono, M.Si wali kota pasuruan hingga turun ke lapangan untuk melihat kondisi warga yang tergenang banjir dan juga wali kota pasuruan memberi bantuan makanan kepada warga dusun bok wedi, walikkota pasuruan juga melihat proyek pembangunan jembatan dari dinas pu kota pasuruan yang titik masuknya air dari tanggul yang tidak kuat menahan luapan air bok wedi. Walikota pasuruan langsung menegor pihak dinas pu bina marga kota pasuruan karena harus ada tanggul air yang tidak kuat dan juga untuk segera menyelesaikan pekerjaan tanggul tersebut.
  
Saiful (30) dan milin (54) rt 2 dusun bok wedi kelurahan blandongan kecamatan bugul kidul kota pasuruan di konfirmasi oleh wartawan tribunus antara kalau Masyarakat sini ya termasuk saya sendiri sudah memperingatkan kepada pemborong proyek bahwa kalau di sungai ini sering terjadi banjir besar,kita memang antisipasi mas karena sekarang kan sudah musim penghujan takutnya ya kayak ini banjir yang sudah menggenangi warga sini. Air dari sungai ini mas hingga saat ini masih menggenangi permukiman warga yang hingga sampai ke permukiman warga.
Jebolnya tanggul mulai dari jam 04:00 subuh dan sampai saat ini rumah warga masih tergenang hingga kurang lebih 1,5 meter.

Drs H.Setyono M.SI Walikota Pasuruan yang mendatangi warga yang tergenang banjir di dusun bok wedi desa blandongan kecamatan bugul kidul kota pasuruan saat di konfirmasi oleh awak media tribunus antara mengatakan kalau saya Mengarah dinas pu bina marga untuk  mempercepat pembangun tanggul yang jebol ini dan kita berusa untuk mencari diesel utuk membuang air yang menggenangi permukiman warga dan harus bisa di
percepat.
Harapan saya ke masyarakat kemaren sudah di sosialiasikan dan cuaca saat ini tidak mendukung dan tidak bersahabat. memang sudah saya siap kan untuk antisipasi banjir seperti ini .(dd/nur)