Bangkalan,tribunusantara.com - Komandan Kodim (Dandim) 0829/Bangkalan Letnan Kolonel Inf Sunardi Istanto, SH., hadiri Rapat Konsolidasi Kerukunan Antar Umat Beragama bertempat di RM. Terak Bulan Burneh Bangkalan, Selasa (1/11/2016).

Selain Dandim kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Bangkalan, Kajari Bangkalan, Kepala Bakesbang Pol dan Linmas Bangkalan, Ketua MUI Kabupaten Bangkalan, Ketua NU Kabupaten Bangkalan, Ketua Muhammadiyah Kabupaten Bangkalan dan Pengurus FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Bangkalan

Ketua FKUB Kabupaten Bangkalan Drs. Kh. Zainal Abidin, Mpd dalam sambutannya mengatakan “Dengan hadirnya para tokoh agama, diharapkan kita saling memberi masukan dengan tujuan terciptanya situasi yang kondusif antar agama di Bangkalan,” katanya

Ia menambahkan, “Perkembangan situasi saat ini, kita lihat dari media informasi banyak di luar sana terjadi isu terkait kerukunan antar umat beragama, diharapkan hal tersebut tidak terjadi di Bangkalan, marilah kita sikapi dengan penuh arif dan bijaksana untuk jaga kondusifitas Bangkalan,” tambahnya

“Dari berbagai pihak telah sepakat untuk mencapai tujuan kerukunan antar umat beragama di Indonesia seperti masyarakat dari berbagai golongan, pemerintah, dan organisasi-organisasi agama yang banyak berperan aktif dalam masyarakat,” pungkasnya.

Dalam rangka menjaga kerukunan antar umat beragama dan seagama Dandim 0829/Bangkalan Letnan Kolonel Inf Sunardi Istanto, SH., memberikan arahan

“Kembali kesejarah bahwa negara Indonesia ini bisa merdeka itu berkat usaha semua komponen bangsa maupun tokoh agama, dari beranekaragaman itu bersatu untuk memperjuangkan bangsa Indonesia,” katanya

Dandim menambahkan bahwa keharmonisan dalam komunikasi antar sesama penganut agama adalah tujuan dari kerukunan beragama agar terciptakan masyarakat yang bebas dari ancaman, kekerasan hingga konflik agama.

Kerukunan merupakan kebutuhan bersama yang tidak dapat dihindarkan di tengah perbedaan. Perbedaan yang ada bukan merupakan penghalang untuk hidup rukun dan berdampingan dalam bingkai persaudaraan dan persatuan.

Kesadaran akan kerukunan hidup umat beragama yang harus bersifat Dinamis, Humanis dan Demokratis, agar dapat ditransformasikan kepada masyarakat di kalangan bawah sehingga, kerukunan tersebut tidak hanya dapat dirasakan/dinikmati oleh kalangan-kalangan tertentu saja.

Dandim berharap jangan terpengaruh dengan isu-isu dimedia sosial, karena info tersebut berpengaruh negatif dan tujuannya memecah belahkan kesatuan bangsa, kita harus bisa mencermati setiap permasalahan yang ada dengan baik dan bijaksana,” harapnya

Semoga dengan terselenggarnya acara ini dapat menciptakan masyarakat yang aman damai, hidup rukun dan memiliki toleransi yang tinggi terhadap pemeluk agama yang satu dengan yang lainnya.