Surabaya, tribunus-antara.com – Kegiatan istighotsah dan doa bersama pagi ini mengangkat thema “Doa Istighotsah Bersama TNI, Polri dan Masyarakat Jawa Timur untuk Keselamatan Bangsa dan Negara“ dibuka oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana bertujuan untuk mendoakan keselamatan Bangsa dan Negara Indonesia. Acara digelar di lapangan Hitam Kodam V/Brawijaya Jl. Raden Wijaya, Sawunggaling, Wonokromo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (22/11/2016), pagi

Dalam sambutannya Mayjen TNI I Made Sukadana mengatakan bahwa kegiatan istighotsah serta do’a bersama yang dilaksanakan ini, bertujuan untuk : pertama, mendoakan para pahlawan kusuma bangsa.  Kedua, Memohon kehadirat Allah SWT dalam menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. Ketiga, Sengaja kegiatan yang bernuansa agama ini kita wujudkan, agar rakyat Indonesia baik TNI maupun Polri tidak menjadi orang yang sombong.

Pangdam melanjutkan, memang sudah sepatutnya hal ini kita lakukan agar dalam  penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara berjalan secara harmonis antara TNI, Polri dan masyarakat,  disamping sebagai upaya untuk tetap terpeliharanya persatuan dan kesatuan.

Seperti diketahui bahwa dalam menghadapi dan menyikapi tantangan yang sangat berat ini, diperlukan adanya persatuan dan kesatuan di antara kita tanpa membedakan suku, agama, ras maupun antar golongan dan perbedaan lain.

Pangdam juga menjelaskan dalam kehidupan bangsa Indonesia agama menjadi sumber motivasi dan pedoman hidup untuk memberikan bimbingan dalam kehidupan.  Disamping untuk menjadi pengendali utama dalam sikap dan tingkah laku serta membentuk kepribadian yang mencakup segala unsur-unsur pengalaman, pendidikan dan keyakinan yang dialami sejak kecil.  Oleh karena itu kita harus menempatkan pembangunan kehidupan beragama sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Ketua MUI Jatim, Pejabat Kodam V/Brw, Pejabat TNI AL, Pejabat TNI AU, Pejabat Polda Jatim dan Semua Tokoh agama dan elemen masyarakat lainnya. (ngh)