Pasuruan, Tribunusantara.com - Tragis. Mobil Avanza Nopol N 1089 GX yang mengangkut rombongan mahasiswa Jogjakarta, Sabtu (5/11/2016) sekira pukul 11.00, masuk jurang sedalam 200 meteran, di Dusun Sugro, Desa Andonosari, Keamatan Tutur (Nongkojajar), Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, 6 orang mahasiswi kritis dan 2 orang lainnya luka ringan. Apes ini terjadi ketika rombongan dalam perjalanan pulang dari Wisata Bromo menuju ke Malang. Penyebab kecelakaan diduga karena sopir tidak menguasai jalan.




Kapolsek Tutur, AKP Cahyo menjelaskan, para korban sudah berhasil dievakuasi anggota bersama warga. Para korban langsung dilarikan ke Puskesmas Tutur. Karena lukanya yang parah dan Puskesmas tidak sanggup, akhirnya para korban dirujuk ke Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA)  Malang. Kata Kapolsek, kecelakaan terjadi diduga karena sopir tidak menguasai situasi jalan. Sesuai keterangan korban, awal mobil disopiri oleh sopir aslinya yang sampai kini belum berhasil diidentifikasi.

Karena sopir tidak kuat kantuknya, akhirnya sopir digantikan oleh salah satu cewek penumpang tersebut. Yang ironis, cewek ini tidak paham dengan medan jalan yang naik turun penuh dengan kelok-kelok. Saat jalanan turun tajam, sopir tidak menguasai kemudinya sekaligus tidak mampu mengatasi ketika mobil tidak mampu naik jalan tanjakan. “Untuk identitas lengkap ada di petugas Sat Lantas Purwodadi,” terang Kapolsek Tutur kepada sejumlah wartawan.


Sementara dari tim medis Puskesmas Tutur berhasil mengidentifikasi para korban. Yaitu, N. Made Kristiani (23) asal Jl Dahlia, Taman Cimanggi, Kabupaten Bogor. Lalu Nurul Fadhilah (24), Erga Patra Gano (24), Anak Agung Ratna (24), Rika (24), Wardhatul Anisah (24), Pramudita Lintang (24) dan Riska Fitri (24).  Sopir rent car mobil masih belum diketahui. (ddir)