Pasuruan, Tribunus-antara.com  - Proyek pengurukan/perataan tanah kavling yang berada di dusun Cari desa Lebak Rejo Kec. Purwodadi Kab. Pasuruan. yang sedianya akan dijadikan perumahan diduga menyalahi aturan.  Proses pengerjaan  proyek  menggunakan kendaraan alat berat jenis bego tersebut oleh pihak Kecamatan sudah ditegur melalu surat. Namun teguran tersebut hingga saat ini belum juga diindahkan oleh pemilik lokasi tanah perataan.


Lsm Penjara Indonesia yang mendatangi lokasi tanah tidak ada yang bisa dikonfirmasi, masalahnya sang pemilik lokasi tanah yang bernama Markatam adalah warga kota Malang, bukan warga desa setempat. Saat pekerja di lokasi  ditanya kebanyakan mereka bungkam, dan mengatakan bahwa mereka tidak tahu menahu masalah proyek perataan tanah tersebut.

 “Kami sudah melayangkan surat teguran pada pihak pelaksana proyek perataan, agar tidak di lanjutkan” tutur Imam Kasie Trantib Polisi pamong Praja kec.Purwodadi Selasa 08/11 kepada tribunusantara.com . Karna itu melanggar aturan dan perundang undangan yang berlaku. Namun kebijakan untuk melakukan penutupan tanpa ijin itu nanti adalah pihak Mako (Markas  Komando) Satuan POL PP.. Kasi Trantib Imam saat ini sedang menunggu instruksi selanjutnya dari Camat Purwodadi  Drs.H Wardoyo.

 L. Hakim ketua Divisi Monitoring Investigasi LSM Penjara Indonesia menuturkan  kepada awak media bahwa dirinya akan segera melayangkan surat terkait proyek perataan tanah yang akan dipergunakan untuk tanah Kapling tersebut karena masalah perijinan.

“Saya menganggap proyek tanpa IMB tersebut Ilegal dan akan segera kami laporkan,“   ungkap Lukman Hakim. Penerbitan ijin lingkungan sebagaimana dimaksud seharusnya diperoleh melalui penyusunan Amdal atau UKL/UPL ,permohonan dan penerbitan ijin. Selain merugikan keuangan negara, proyek tanpa ijin tersebut hanya akan menguntungkan kantong pribadi oknum-oknum pejabat yang  korup,” tutup L.Hakim  (tim)



Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.