Pasuruan, tribunusantara.com - Seorang lelaki bernama SUPARDI BIN SUPANI (34) warga Kampung Cempaka Ria No.07 RT.003 RW.013 Ds. Pasrepan Kec. Pasrepan Kab. Pasuruan ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Pasrepan Polres Pasuruan, lantaran nyambi menjadi kurir / pengerdar sediaan farmasi berupa Tablet/ Pil Logo Y  di wilayah hukum Polres

“Pelaku kami tangkap saat ia berada di dalam rumahnya sendiri seusai mengirim barang haram yang diedarkannya,” ujar Kasubbag Humas Polres Pasuruan AKP MD. YUSUF, SH., MM. (Senin,31/10/2016).

Ia menjelaskan, penangkapan pelaku ini berawal dari adanya informasi masyarakat di sekitar yang konon sudah sangat merasa resah dengan perilaku Sdr. SUPARDI BIN SUPANI, bahwa pelaku merupakan kurir obat-obatan terlarang tersebut.

Sehingga dari adanya informasi itu, pihak Kepolisian Polsek Pasrepan kemudian langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan benar tidaknya laporan tersebut.

“Setelah kami lakukan penyelidikan, ternyata yang bersangkutan benar-benar merupakan kurir / pengerdar sediaan farmasi berupa Tablet/ Pil Logo Y, sehingga dari situ kami langsung melakukan penangkapan”, ujar Kapolsek Pasrepan AKP TOHARI.

Pada saat dilakukan penangkapan, petugas juga menemukan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, diantaranya 878 (delapan ratus tujuh puluh delapan) butir Pil Logo Y, 17 (tujuh belas) bendel Plastik Klip yang perbendelnya berisi 100 lembar Plastik klip, dan Uang tunai sebesar Rp. 19.643.000,- (sembilan belas juta enam ratus empat puluh tiga ribu rupiah), selanjutnya pelaku beserta barang buktinya dibawa ke Mapolsek Pasrepan untuk proses penyidikannya.


“Saat kami periksa pelaku mengaku kalau dirinya sudah menjalani bisnis terlarang itu selama 1 (satu) tahun, dan ia juga mengaku kalau dirinya selain menjadi kurir / pengedar juga sebagai pengguna aktif sediaan farmasi berupa Tablet/ Pil Logo Y tersebut, dan dari Pil haram tersebut pelaku sudah meraup puluhan juta dan diakui pula bisa membeli 2 buah Sepeda Motor”, tambahnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat ini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Pasrepan dan Pelaku dijerat dengan UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.(Luq)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.