Pare :  Dua pria warga desa Badas dusun Sumbersari mengalami luka sabetan senjata tajam dari orang tak di kenal, Sabtu 13/12 sekitar pukul 00.00 dini hari. Keduanya harus menjalani perawattan di Rumah Sakit HVA Tulungrejo Pare, dengan jahitan pada kepala dan luka pada punggung. 


Menurut Nur Khosim Dua ayah dari korban, anaknya Wahyu Widodo (17) mengaku malam itu tengah membeli nasi bungkus di warung berdua dengan adik Wahyu yaitu Wais (15). Setelah itu datang dua orang teman anaknya, keduanya bercerita bahwa dirinya dihadang preman dan merampas HP mereka. Keduanya mengaku dihadang di kelompok begal di jalan Blembem dekat perusahaan Bebek Peking.

Wais langsung membonceng Wahyu dengan motor untuk menuju lokasi preman yang telah merampas Handphone rekannya tadi. Ternyata para pelaku begal tadi masih berada di lokasi. Namun belum sempat menjelaskan permasalahan yang terjadi, kelompok preman yang berjumlah sekitar 5 orang menyabetkan senjata tajam jenis parang kepada Wais dan Wahyu, Karena tidak menduga sebelumnya, Wahyu dan Wais mengalami luka-luka. Wahyu pelajar SMK ini terluka parah pada bagian kepala dan pungggung

Mengetahui kejadian yang menimpa anaknya, Orang tua korban didampingi perangkat desa dan Kepala Desa Badas melaporkan kejadian pembacokan yang di alami korban ke Mapolsek Tuulungrejo.  (hariono)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.