PASURUAN : Proyek pembangunan jembatan di Dusun

Rebono Timur, Desa Rebono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, mangkrak. Proyek senilai Rp 669.039.800,- dari APBD 2016 oleh CV Istomu, belum selesai total sudah ditinggal gelanggang oleh kontraktornya. Dari proyek dengan nomor kontrak : PPK/III.03.140/424.057/2016  baru merampungkan badan jembatan saja.

Sedang badan jalan dari sisi kanan dan sisi kiri jembatan belum kelar semuanya. Yang diuruk baru dari satu sisi saja. Sedang satu sisi lainnya belum dikerjakan sama sekali. “Monggo dilihat Pak, sebelah jembatan ini belum diuruk. Masak kayak gini bisa dilalui. Kan tidak bisa Pak. Kalau dihitung dari sekarang sudah sekitar 3 mingguan mangkrak,” terang Suwoto, warga sekitar.

Sahut warga lainnya, kalau dilihat dari papan nama, itu proyeknya Dinas Pertanian Tanaman Pangan. Yang menarik lagi, di papan nama proyek tidak disebutkan konsultan pengawasnya. Makanya wajar kalau pekerjaannya belum selesai dibiarkan, karena tidak ada pengawasnya. Sebagai orang awam, warga hanya minta supaya proyeknya segera diselesaikan.

Ancaman warga, kalau hingga Januari awal tidak ada tindak lanjutnya akan demo di lokasi jembatan. Kata warga, jembatan lama yang ada di sebelahnya sudah kadung tidak digunakan karena kondisinya kian parah. Khawatirnya warga, sewaktu-waktu jembatan lama itu akan ambruk dan memakan korban.

“Pokoknya kalau sampai Januari tidak selesai, kami akan demo di atas proyek jembatan itu dan kami akan lanjutkan ke kantor Bupati di Pasuruan. Kami ini tidak minta yang daki-daki atau neko-neko Pak. Kami juga tidak mau tahu apakah kualitas garapannya sesuai spek atau tidak, tapi yang jelas kami minta agar garapan jembatan ini selesai,” ungkap warga lainnya sambil menuding sisi hembatan yang belum diuruk.

wartawan : kadir zaelani
         


Posting Komentar