Pasuruan, Tribunusantara.com - Satu jam sejak Kecamatan Purwodadi dan Purwosari, Kabupaten Pasuruan diterjang banjir kiriman, kini Sungai Welang Kecamatan Kraton, meluap. Banjir mulai merendam rumah-rumah penduduk di beberapa desa. Kondisi air sekarang sudah meluber ke pinggir jalan raya nasional jalur Surabaya – Pasuruan. Kendaraan dari arah timur (Probolinggo) maupun sebaliknya, yaitu dari Surabaya yang memasuki Kota Pasuruan sudah dialihkan melalui jalur alternative.

Untuk kondisi saat ini, para pengguna jalan sudah tidak bisa lagi melintasi jalur alternative melalui jalan raya Purwosari. Pasalnya, hingga pertigaan Purwosari sudah macet total sejak sore hari tadi. Pengguna jalan yang akan ke Surabaya akan dilewatkan jalur dalam. Yakni, jalan desa yang ada di Areng-areng Kecamatan Wonorejo. Karena jalanan juga sempit, maka ada kekhawatiran terjadi kemacetan.

“Dulu saat banjir-banjir di Kraton sedang parah, pengguna jalan melintas di jalur dalam melalui pelosok desa. Tapi faktanya jalanan desa ini juga macet hingga berjam-jam. Makanya kalau sekarang di Purwosari juga macet total, maka tidak ada lagi jalur alternative lainnya,” ungkap seorang petugas Sat Lantas Polres Pasuruan Kota yang sedang berjaga di perempatan Pasar Kebonagung kepada media ini. Kemacetan kali ini, petugas meminta kesabaran para pengguna jalan.

Pantauan lapangan, air dari Sungai Welang meluap di beberapa desa. Warga yang sudah mendengar informasi kalau kawasan Purwosari dan Purwodadi sudah banjir lebih dulu, warga telah bersiap-siap. Rata-rata warga yang jadi langganan banjir sudah mengamankan isi rumahnya. Termasuk warga juga sudah memilih mengungsi lebih dulu. Ada yang mengungsi ke rumah penduduk atau saudara lainnya yang lebih aman, ada pula yang sudah lebih dulu berada di sekitaran Mesjid.

Petugas BPBD Kota Pasuruan bersama petugas Polres Pasuruan dan anggota Kodim 0819 sudah bersiaga di sekitaran lokasi banjir. Para aparat keamanan ini banyak menunggu di jalan raya. Yang paling dikhawatirkan para petugas, malam ini dimungkinkan ada terjadi laut pasang. Jika itu terjadi maka banjir parah akan terjadi. Maka dari itulah, para aparat bersama pemerintah Kota Pasuruan menghimbau kepada warga untuk lebih dulu mengungsi ke tempat yang lebih aman. (kadir)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.