PASURUAN, tribunus-antara.com  -  Rudi Hartono, Ketua Umum DPP LSM PENJARA Indonesia yang maju Pilkada 2018 nanti sudah memperiapkan diri untuk datang ke KPU Kabupaten Pasuruan. Maksud kedatangan Rudi Hartono adalah untuk konsultasi berkaitan dengan persiapan dirinya maju melalui independent. Paling penting, yaitu untuk mengetahui tahapan-tahapan pencalonannya. Termasuk menata tim dalam persiapan mencari dukungan KTP. Rencananya Rudi datang tidak sendirian, tapi akan diantar oleh ratusan anggota LSM PENJARA INDONESIA se tanah air. Mulai dari Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga sampai ke Pulau Sumatera Barat.

Rudi kepada wartawan media ini mengatakan, dirinya tidak main-main dalam pencalonan ini. Anggapan banyak orang bahwa dirinya hanya bermain-main ditampik keras. "Saya ini tidak main-main, Pak. Saya maju dalam pertarungan PILKADA Pasuruan 2018 benar-benar serius. Sebenarnya persiapan sudah kami lakukan sejak setahunan lalu. Persiapan dari berbagai sisi. Mulai dari dukungan sampai pada persiapan finansial. Saya ini LSM bukan konglomerat. Modal saya hanya kepercayaan, maka itu langkah saya awal-awal adalah menata segala keperluan," kata Hartono sapaan akrab di kalangan teman-temannya.

Masih kata Hartono, sebelum kedatangannya ke KPU rencananya akan memasang semua banner dan baliho. Intinya bukan mengajak untuk mencoblos. Tapi hanya sekedar memunculkan dirinya untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat luas. Diakui Hartono kalau selama ini orang banyak tahu dirinya hanya sebagai seorang LSM. Makanya sejak dirinya memutuskan untuk maju PILKADA, perlu kiranya untuk disebarkan supaya masyarakat tahu.

Persiapan pengumpulan KTP tentu sudah dimulai. Sejumlah anggotanya sudah disebar untuk mencari dukungan. Utamanya anggota yang ada di pelosok desa di Kabupaten Pasuruan. Hartono berharap begitu start nanti dirinya tidak begitu kelabakan. Karena persiapan sudah dilakukan. Kalau setelah dari KPU ada ketentuan lain yang tidak diperbolehkan langkahnya mencari dukungan mulai sekarang tentu dirinya akan mematuhi aturan KPU, yaitu akan menghentikan sementara. Kalau tidak ada larangan jelas upaya pengumpulan KTP diteruskan dan kalau bisa dimaksimalkan supaya tiba saatnya nanti sudah siap dan tinggal menyerahkannya ke KPU. (kadir zaelani)

Posting Komentar