Pasuruan, Tribunusantara.com - Demam berdarah serang lingkungan warga RT 01, Perumahan Graha Indah, Kelurahan Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Tidak sampai sepekan sudah 7 orang anak dan orang dewasa harus dilarikan ke rumah sakit. Dua hari terakhir dua dari ketujuh korban masih berada di RSUD Purut, Kota Pasuruan. Pasalnya kondisi keduanya cukup memprihatinkan. Makin hari suhu badannya tidak turun-turun.
Kedua bocah itu adalah M. Nazril putra dari Agung Wibowo dan Anin, putra dari Supi’i. Keduanya warga Perumahan Graha Indah Blok B (Jl Jupiter).

Tanda-tanda yang ada pada tubuhnya, bintik-bintik merah hampir di sekujur tubuhnya. Kondisi kekebalan tubuhnya juga seakan terus menurun. “Sejak panas lebih satu hari saya sudah bawa anak saya ke dokter, Pak. Tapi sampai sekarang kok masih belum turun-turun suhu badannya,” ungkap Rofik, tetangga kedua bocah tersebut.

Sejak masuknya kedua bocah dan beberapa orang tua yang terkena panas mendadak dan suhu tubuhnya tidak turun-turun warga sekitar mulai resah. Keresahan warga makin tak terbendung ketika mendapati kabar kalau dua bocah anak dari Agung Wibowo dan Supi’I dikabarkan terkena demam berdarah. Pasalnya, warga takut penyebaran nyamuknya kian tidak terkendali. Oleh karenanya warga meminta kepada pihak Dinas Kesehatan Kota Pasuruan untuk segera turun lapangan melakukan pengecekan.

Yang diminta warga, secepatnya pihak Dinas Kesehatan melalukan penyemprotan (fogging) supaya nyamuk-nyamuk DBD tidak menyebar kemana-mana. Di Perumahan Graha Indah mayoritas pasangan muda dengan memiliki anak yang rata-rata balita. Kondisi inilah yang sangat dikhawatirkan para ibu-ibu. Pihak kelurahan yang selama ini memang tidak ada kepeduliannya terhadap warga di perumahan seakan tutup mata dan tutup telinga.

Informasinya ada warga yang sudah memberikan informasi DBD ini kepada perangkat keluarhan. Tapi nyatanya sampai banyak korban berjatuhan tetap saja tidak respon. Jangankan turun ke perumahan untuk melihat kondisi yang sebenarnya, melaporkan kondisi ini kepada pihak dinas kesehatan saja seakan tidak mau. Lurah Krapyakrejo sejak 3 bulanan lalu duduk hingga sekarang tidak pernah sambaing ke perumahan.

“Setahu saya, Pak Lurah kok belum pernah turun ke perumahan. Soal DBD menyerang warga di Blok B kayaknya sudah diinformasikan ke kelurahan,” ujar Sugihandowo, warga Perum Graha Indah Blok B.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari Lurah Krapyakrejo maupun dari Dinas Kesehatan Kota Pasuruan. Warga terakhir memberikan informasi perkembangannya bahwa ada warga yang sudah melaporkan masalah ini kepada staf di Dinas Kesehatan Kota Pasuruan. Jawaban dari staf Dinas Kesehatan, berjanji untuk segera menindak lanjuti.

 “Mungkin besok dari DInas Kesehatan ke perumahan Graha Indah, Pak,” ungkap Rofik, warga setempat. Rofik juga mengabarkan kalau sekarang ini putra dari Firman, Ketua RT 01 yang baru terpilih juga sedang sakit. Apakah terkena DBD, hingga kini belum diketahui pasti. (kadir zaelani)

Posting Komentar