PASURUAN -Acara Malam tahun baru 2017 yang diselenggarakan LSM Penjara Indonesia di lapangan Tedjowangi pada Sabtu 31/12 lalu berjalan meriah. Tak kurang dari ribuan penonton dari berbagai wilayah di Purwosari, Purwodadi, Sukorejo, Pandaan, bahkan ada yang datang dari wilayah kabupaten Malang larut dalam suka cita menyambut datangnya Tahun Baru 2017. Personil dari Kepolisian, TNI AD dan Marinir 125 orang dilibatkan oleh penyelenggara acara.

Acara Sore harinya diisi dengan pembagian santunan kepada puluhan anak Yatim di desa Tedjowangi dan sekitarnya oleh Ketua Umum LSM Penjara Indoesia Rudi Hartono.  Tak ketinggalan juga LSM KPK, media Online Tribunus-antara dan Harian Radar X, turut mensponsori terselenggaranya acara sambut Tahun Baru dan Santunan Anak Yatim tersebut.

Lantunan suara merdu penyanyi serta goyangan pinggulnya membuat seluruh penonton terhipnotis mengikuti irama dangdut koplo Orkes melayu Aressa. Tak hanya anak muda, orang tua dan ibu-ibu pun turut bergoyang asyik larut dalam kegembiraan hiburan rakyat Sambut tahun Baru tersebut.

Disela-sela kegembiraan itu nampak petugas gabungan TNI dan Polisi dari Polsek Purwosari menggelandang  Pria ke tepi lapangan menuju posko keamanan. Pria bernama 'WID (24) asal dsn. Welang RT.11 RW.03 Ds. Semut Kec. Purwodadi Kab.Pasuruan itu diamankan oleh Petugas Polsek Purwosari, lantaran diketahui secara langsung oleh aparat keamanan tengah membawa senjata tajam jenis celurit. Petugas langsung mengamankan pelaku beserta dengan barang buktinya dan menggiringnya ke Mapolsek Purwosari untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Acara gelar malam Tahun 2017 oleh LSM Penjara Indonesia selesei sekitar pukul 12.00 WIB setelah pesta kembang api selama hampir 30 menit. Sebelumnya pukul 12.00 dilakukan pembacaan doa di atas panggung, Kapolsek Purwosari AKP.Made dan Komandan Koramil Purwosari serta Kecamatan berdoa bersama  untuk keselamatan dan kesuksesan dapat kita raih dalam tahun 2017 ini.

Sementara itu WID' tidak ikut dalam suasana gembira, dirinya  harus mempertanggung jawabkan perbuatannya karena telah membawa Senjata Tajam tanpa dilengkapi surat yang syah dan dianggap melanggar pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang sajam dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara, terang Kapolsek Purwosari. (nugroho)

Posting Komentar