PASURUAN, tribunus-antara.com  - Apel Kesetiaan terhadap Ulama dan Bangsa digelar di Kantor PCNU Kabupaten Pasuruan di sebelah barat lapangan Warungdowo Minggu 05/01. Apel mengambil thema
"Mari Rapatkan Barisan An-Nahdliyah Dalam Satu Komando Dan Bermunajad Bersama Untuk Persatuan Bangsa." diikuti oleh sekitar 600 an orang peserta

Acara dihadiri oleh Bupati Irsyad Yusuf, Kapolresta Pasuruan AKBP Rizal Martomo, Kapolres Pasuruan AKBP M. Aldian, Ketua DPRD Pasuruan Sudiono Fauzan SAg, Kapt Inf Ruswandi Danramil 02/ 0819 Pasuruan, KH. Nawawi Abdul Jalil, KH. Muzaki Birul Alim ( Ketua PCNU Kab. Pasuruan ), KH. Ali Ridho Hasim, KH. Mujib Imron, Habib Abu Bakar Bin Hasan Asegaf, Habib Taufik.B.

KH. Mutamakin dalam sambutannya membacakan pernyataan sikap PCNU yang intinya adalah 1. Mendesak kpd aparat hukum untuk untuk segera menyelesaikan secara adil dan transparan terkait perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahya Purnama ( Ahok ).  2. Menyesalkan dan marah atas pernyataan Basuki Tjahya Purnama ( Ahok ) dan tim kuasa hukumnya yg menghina martabat luhur Ulama sehingga menimbulkan kemarahan dan ketersinggungan warga NU dan dapat mengancam kerukunan hidup berbangsa dan bernegara.. Kami warga NU sangat menyesalkan dan kecewa atas adanya pernyataan yg memposisikan Islam berhadap - hadapan secara diametral dg nilai - nilai kebangsaan yg menganggap Islam sebagai Ideologi tertutup yang intoleran terhadap Konstitusi. Dan Mendesak kpd pihak yg berwenang untuk segera mengusut secara tuntas adanya dugaan penyadapan komunikasi antara KH. Ma' ruf Amin dengan Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono

Bupati Pasuruan  Irsyad Yusuf dalam kesempatan yang sama mengucapkan terim kasih kepada para alim ulama yangtelah hadir dalam apel kesetiaan siang tersebut.  "Kami sangat membutuhkan peran serta alim ulama dan para Kiai di Kab. Pasuruan, karena Pasuruan berbeda kultur dengan wilayah yang berada di Jatim." kata Irsyad.  Saat ini telah terjadi krisis kepemimpinan ( Krisis kepercayaan ) yang beraklaq. Banyak terjadi upaya penyebaran kebencian melalui Medsos serta penyebaran berita yang sarat akan fitnah dan ajakan saling membeci satu sama lainnya. Oleh karena itulah, Kata Irsyad Yusuf  Kami Pemuda GP Ansor Kab. Pasuruan siap menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Tak Kalah menggetarkan semangat para peserta, KH. Mujib Imron memberikan Orasi kebangsaan. Kyai Pimpinan Pondok Areng-areng ini menyerukan dalam orasinya bahwa para Bapak Bangsa dalam mendirikan negara Indonesia termasuk juga para ulama turut serta dalam memutuskan terbentuknya bangsa indonesia dan dasar negara PANCASILA.  Maka dari itu para ulama akan selalu mengawal bangsa ini,lanjut KH. Mujib Imron.  Para ulama NU selalu mengatakan bahwa dasar negara Indonesia adalah Pancasila sila ke satu Ketuhanan Yang Maha Esa janganlah pernah disamarkan karena hal itu akan merusak rasa Persatuan Dan Kesatuan Bangsa. KH.Mujib mengingatkan betapa bahaya PKI saat ini terang--terang sudah berani muncul. PKI selalu merongrong Pancasila. Para tokoh NU, para ulama akan selalu bisa hidup berdampingan dengan kalangan masyarakat mana saja,  Asalkan dengan syarat hanya satu saja "Jangan pernah merubah akidah umat islam." tegas KH.Mujib Imron

Orasi singkat Habib Abu Bakar Asegaf intinya siap mengawal alim ulama dan para Kiai untuk berjuang membela Agama dan Al - Quran serta Hadist Allah.  Ulama adalah lambang Islam yg tidak boleh dihina. Penghinaan Ulama oleh Ahok dan orang-orang Ahok merupakan bentuk tantangan yang memancing kemarahan umat Islam. Sebagaimana perbuatan Ahok serta tim kuasa hukum Ahok terhadap KH. Rois Ma' ruf Amin.  Demikian juga orasi Habib Taufik menyatakan siap membela Islam dan sampai kapan pun siap mati apabila para Ulama dihina. Dan Umat Islam jangan mau dipimpin oleh orang yang bukan beragama Islam.  Apel Kesetiaan Ulama an Bangsa ditutup dengan pembacaan doa oleh KH. Nawawi Abdul Jalil ( Pengasuh Ponpes Sidogiri )  (luk/jk/k/n/wa)
q/


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.