TRIBUNUS-ANTARA.COM | MOJOKERTO,
Seorang Anggota Resmob jatuh dan terluka pada kaki Sabtu 25/02 sekitar pukul 03.00 setelah salah satu kawanan begal melemparkan bom ikan (bondet) saat terjadi kejar-kejaran. Aipda Mukiyi terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan luka pada kaki kirinya.

Kronologi kejadian berawal saat Aipda Mukiyi ini curiga dengan gelagat pengendara Honda Scoopy yang berbonceng tiga melintas di Jl. Ry Ds. Kalipuro Kec.  Aipda Mukiyi beriisiatif untuk membututi Honda Scoopy No Pol : W-3123-ETT.

Di depan SMP Negeri 1  Pungging, anggota Resmob ini bermaksud akan menghentikan laju kendaraan pengendaraa Scoopy.  Tak duga si pengendara yang bonceng paling belakang melemparkan Bom ikan (Bondet) ke arah Kaki bagian paha sebelah kiri dari Aipda Mukiyi. Bom meledak dn Aipda Mukiyi roboh penuh darah.

Mungkin panik pelaku dan kawannya langsung melarikan diri dengan meninggalkan motor serta Polisi yang baru mereka lempar bom dalam kondisi mengerang kesakitan. Dari 3 pelaku salah satu terkena tembakan dan bersarang di kaki sebelah kiri. Sedangkan dua lainya salah satunya menggunakan jaket warna hitam melarikan diri ke tengah areaal persawahan sekitar Masjid Pasinan desa sekar Gadung ke arah utara.

Warga yang melihat kejadian itu lalu membantu mengevakuasi Aipda Mukiyi ke RSU Mojosari untuk perawatan luka yang diderita. Warga juga mengamankan senjata api Aipda Mukiyi. (jos)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.