Pasuruan | www.tribunus-antara.com, Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Sugyatmono menerima kunjungan Dirjen Ketahanan Pangan Rabu 07 Maret 2017 Dalam Rakor LTT Dan Sergap di dusun Ngerong dusun Kedanten dan dusun Ngelawang desa WatuKosek kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan. Hadirr bersama Dirjen Ketahanan Pangan antara lain Kolonel Arm. Budi Eko Mulyono, S. Sos M.M (Danrem 083/Bdj) H. Agus Sutadji (Sekda Kab. Paauruan). Letkol Inf Bambang WH (Kasiter Korem 083/Bdj). Mayor Inf H. Santiko. A (Pasi

Wanwil Korem 083/Bdj). Mayor Inf Subagya (Kasdim 0819/Pasuruan) Ir. Ihwan (Kadistan Kab. Pasuruan) Faisal Rambi (Kasub Drive Malang) Joko Susilo Utomo (Kepala Balai Penelitian Ubi2an Jatim)  Budi Cahyanto (Kepala Bidang Pengadaan Bulog Jatim, Danramil 0819/Pasuruan, Muspika Kec. Gempol, Bapak H. Sadiman (Kepala Desa Ngerong), Gapoktan Sumber Makmur Gempol, dan Gapoktan Dewi Sri Gempol.

Dalam kunjungannya, Kolonel Arm. Budi Eko Mulyono, S. Sos M.M (Danrem 083/Bdj) dan Gatot (Dirjen Tanaman Pangan) mendatangi KUD Sumber Makmur Dsn. Ngingas Ds. Ngerong Kec. Gempol Kab. Pasuruan disambut Letkol Inf Sugyatmono (Dandim 0819 Pasuruan) dengan pengawalan Denpom V-3 Malang. Dan dilanjutkan Rakor LTT dan Serapan Gabah (Sergap) oleh Gatot (Dirjen Tanaman Pangan) dan Kolonel Arm. Budi Eko Mulyono, S. Sos M.M (Danrem 083/Bdj) di KUD Sumber Pulung Dsn. Ngingas Ds. Ngerong Kec. Gempol.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak Danrem 083 Malang, Bapak Gatot (Dirjen Ketahanan Pangan),bapak Sekda Kab. Pasuruan dan instansi yang mewakili dengan kegiatan Sergap ini," kata Dandim 0819 Letkol Sugyatmono dalam sambutannya.

Sementara itu Gatot Dirjen Ketahanan Pangan mengatakan bahwa Kedatangannya memiliki 2 misi yaitu Sergap merupakan program pemerintah berkeinginan untuk hasil panen padi di ambil semua oleh bulog kalau bulog penuh kita pinjam gudang bulog lagi dan nanti 6 Bulan kedepan akan dicek oleh bapak Presiden. Gatot menambahkan bahwa Perintah langsung agar jajaran dari Bulog, Danrem, Kodim, Babinsa agar terus mengajak para petani untuk menjual ke Bulog sampai target padi 1.000 ton perhari yang di inginkan dari pimpinan atas.

"Saya akan mengumpulkan seluruh Dinas Pertanian kemungkinan hari Selasa di Surabaya dan saya juga minta tolong sama bpk Sekda, Danrem, Dandim agar mendata luas tanam di wil masing2 harus semua tercatat," terang Gatot

Dalam kesempatan yang sama Yusuf (ketua KUD Sumber Makmur) menyampaikan usulan dari para petani agar pihak Dolog bersedia untuk menerima padi hasil panen mereka dengan harga yang sesuai. Senada, Budi Cahyo ketua Gapoktan memohon agar Bulog akan membeli kwalitas padi dengan harga kode 03 Rp 3.700.Penerimaan padi drive jatim 91%. Drive Malang 100% sudah menyampai dari target.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengecekan padi seluruh hadirin dan rombongan berangkat ke olah tanah serentak di Dsn. Ngelawang Ds. Watukosek Kec. Gempol menyaksikan secara langsung penanaman padi dengan menggunakan alat TRANSPLANTER ( alat bercocok tanam padi)  nugroho


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.