Trenggalek | tribunus-antara.com,  Dalam rangka menegakkan ketertiban berlalu lintas di kalangan Para pelajar, Polres Trenggalek apelkan pelajar pelanggar lalu lintas dalam Apel akbar di Mako Polres Trengggalek Jalan Brigjend Soetran, Jum'at (17/317).

 Bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam apel akbar ini Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc. Selain dihadiri oleh Bupati Trenggalek, apel akbar pelajar pelanggar ketertiban lalu lintas ini juga dihadiri oleh Kasdim 0806/Trenggalek Mayor Inf Misirin, Fokopimda Kabupaten Trenggalek, Jajaran Polres Trenggalek, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, maupun Kepala OPD di lingkup Pemkab Trenggalek lainnya

Sekitar lebih dari 200 pelajar diwilayah Kabupaten Trenggalek yang terjaring dalam operasi simpatik Semeru 2017 ini diapelkan serentak, agar bisa menjaga ketertiban berlalu lintas. Rata-rata pelajar yang terjaring dalam operasi ini belum cukup umur sehingga belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).

Perlu diketahui bahwa angka kecelakaan di Kabupaten Trenggalek ini didominasi oleh pelajar. Sehingga Polres menganggap penting dan perlu menertibkan para pelajar, demi mencegah dan menekan angka kecelakaan pada pelajar ini.

Pada kesempatan ini Bupati Trenggalek Emil Dardak menghimbau kepada para pelajar peserta apel untuk tidak mengulangi perbuatannya melanggar ketertiban berlalu lintas. "Ini yang terakhir, jangan sampai terulang kembali," ucapnya.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan Pemerintah menetapkan batasan umur bagi pemohon SIM ini bukan karena tidak adanya alasan. Hal ini lebih diakibatkan karena kematangan seseorang, insting bijak dan yang lainnya ini tidak bisa instan melainkan membutuhkan proses panjang," jelasnya.

Bupati juga mengatakan Tingginya angka kecelakaan pelajar terjadi, karena kurangnya ilmu pengetahuan terhadap tertib berlalu lintas atau ugal-ugalan berkendara karena emosi yang masih labil di usia remaja. "Bila hal ini terjadi sangatlah disayangkan mereka merupakan generasi penerus bangsa," imbuhnya.

Dalam apel akbar ini Waketum APKASI ini menantang bagi pelajar yang sudah cukup umur untuk mengikuti ujian SIM, sedangkan yang belum cukup umur dihimbau olehnya untuk tidak berkendara kendaraan bermotor karena bahaya bisa mengancam sewaktu-waktu.

Dalam kesempatan apel akbar ini, para pelajar selain berikrar juga menandatangani nota kesepahaman untuk tidak mengulangi perbuatannya melanggar ketertiban berlalu lintas.

Sebagai simbol tidak dilakukannya pengulangan pelanggaran oleh pelajar dalam ketertiban berlalu lintas ditandai dengan pelapasan balon udara oleh Forkopimda dan pelajar yang ada.

Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman, SIK, M.Si, mengingatkan kepada pelajar, setelah balon-balon ini kita lepas pelanggaran ini jangan diulang kembali.”

Saat ditemui usai Apel Kasdim 0806/Trenggalek menyampaikan Apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Trenggalek yang telah menggelar apel akbar guna menertibkan para pelajar dalam upaya mencegah angka kecelakaan pelajar, dengan diadakannya apel ini mudah-mudahan akan membawa dampak yang positif bagi kalangan pelajar.

Posting Komentar