Pasuruan | tribunus-antara.com, Maraknya kabar Hoax penculikan di beberapa daerah termasuk juga Pasuruan, membuat resah dan panik kaum orang tua terutama ibu-ibu. Panik dan rasa cemas ini membuat warga akhirnya menjadi sangat sensitif. Ketika ditemukan orang gila, aneh dan mencurigakan, warga mengambil tindakan berlebih. Tanpa ditanya lebih lanjut, amuk massa pun terjadi. Tak jarang orang gila dan orang asing berilaku aneh menjadi sasaran issu penculikkan yang dihembuskan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Menanggapi issu hoax terserbut Kapolresta Pasuruan melalui Kasat Reskrimnya AKP.Riyanto kepada tribunus-antara mengatakan bahwa masyarakat hendaknya tidak mudah terpancing dengan berita  yang belum jelas sumbernya. Berita tentang penculikan seperti sengaja dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, yang menginginkan timbulnya keresahan warga. Foto-foto pembunuhan dan penculikan yang terjadi tahun lalu dan kejadiannya di luar negeri pun, lalu diupload di internet.

Bhabinkamtibmas Desa Cukur Gondang Grati Rabu 21 Maret 2017 pukul 08.00 wib
bersama Waka Polsek Grati Iptu. Suharto melakukan Patroli  dialogis dengan warga masyarakat terkait issu miring penculikan anak tersebut. Warga diharap tetap tenang menyikapi issu hoax yang kini banyak beredar. Iptu Suharto menyarankan tetap waspada dengan apapun juga, namun apabila terlalu berlebihan daalam menyikapi issu yang tidak jelas sumbernya, akan menimbulkan kepanikan yng nanti akan berdampak tidak menguntungkan diri kita sendiri.

Wakapolsek Grati dan Bhabinkambmas Cukur Gondang menyatakan bahwa di wilayahnya hingga saat ini dalam kondisi yang aman dan terkendali. Dalamagenda Patroli ke warga kedua Polisi ini mengingatkan untuk segera menghubungi pihak Kepolisian Sektor Grati di 0343-481175 atau di nomor Bhabinkabtibmasnya. Polisi juga menyarankan apabila mendaapat kabar tentang penculikan, jangan disebar luaskan dulu sebelum mendapat sumber informasi yang valid. Sumber informasi yang valid tentunya berasal dari kepolisian. (jok)


Posting Komentar