Tulungagung | tribunus-antara.com,  Menjalin komunikasi dengan keluarga besar TNI adalah salah satu upaya menjaga kekompakan atau keharmonisan antara Keluarga Besar TNI dan TNI yang masih aktif sehingga terjalin komunikasi imbal balik/komunikasi dua arah yang di pimpin langsung oleh Dandim 0807/Tulungagung Letkol Czi Agung Isa Rakhman bertempat di Aula Pandu Sakti Makodim 0807/Tulungagung Jl. Jaksa Agung Suprapto no. 17 Tulungagung dihadiri 176 orang. Sabtu(18/3/17)

Tampak hadir pula dalam acara tetsebut Kasdim 0807/Tulungagung Mayor İnf Syamsul Hadi S, Ag, Pa Staf dan Danramil Jajaran Kodim 0807/Tulungagung, Babinsa Kodim 0807/Tulungagung, Persit kartika Chandra Kirana cabang XXI Tulungagung, Pemuda Panca Marga (PPM) Tulungagung, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Tulungagung,  Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Tulungagung, WARAKAWURI Tulungagung,  PEPABRI Tulungagung dan Wartawan se Kab.Tulungagung

Dalam sambutannya Dandim 0807/Tulungagung mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu Metoda dalam pembinaan teritorial yang dilakukan oleh jajaran Kodim di Wilayah Korem 081/DSJ dalam rangka mewujudkan keeratan dan kebersamaan KBT (Keluarga Besar TNI) yang merupakan organisasi di bawah pembinaan satuan Komando Kewilayahan, hubungan komunikasi yang sudah terjalin hendaknya dapat terus di tingkatkan. Persatuan dan kesatuan bangsa dapat kita wujudkan apabila terwujudnya kesadaran yang tinggi dari kita semua untuk dapat memahami keaneka ragaman dan perbedaan yang ada serta adanya toleransi yang tinggi untuk dapat menerima kenyataan bahwa adanya perbedaan itu sendiri. pemberian cinderamata kepada keluarga besar TNI.

Pada kesempatan tersebut Danramil 0807/18 Kapten Inf Warkani menyampaikan Proxy war tidak berperang melalui kekuatan militer, tetapi perang melalui berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Baik melalui politik, melalui ekonomi, sosial budaya, termasuk hukum.  Melalui Komsos TNI Kita Jalin Silaturahmi antara TNI dengan Aparat Pemerintah, Komponen Masyarakat dan/atau Keluarga Besar TNI Dalam Rangka Mewaspadai Proxy War di Wilayah NKRI.

Ada banyak negara yang ingin menguasai sumber daya alam Indonesia melalui proxy war. Hal tersebut terjadi karena kesuburan tanah Indonesia, posisi geografis yang sangat strategis, serta memiliki kekayan alam hayati dan non hayati yang luar biasa. Kita harus bijak dan bersatu karena ancaman kedepan semakin kompleks dan nyata. Kita perlu antisipasi sejak dini. Persiapan yang dilakukan, diantaranya melalui kebersamaan, militansi, memiliki kemauan keras, dan sering berkomunikasi.

Sedangkan Pasi Inteldim 0807/Tulungagung Kapten Inf Siswanto  Mengatakan Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi sumberdaya alam cukup tinggi,  sehingga banyak negara negara besar ingin menguasi daerah Indonesia untuk kepentingannya sendiri dengan berbagai macam cara salah satunya melalui proxi war. Dalam menghadapi proxi war diperlukan langkah antisipasi yang betul, agar keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia bisa terjaga dengan memegang teguh dasar pancasila dan UUD 1945.

editor :  nugroho tatag yuwono

Posting Komentar