Kediri | www.tribunus-antara.com,  Dalam Legenda Jawa, orang Jawa mengetahui arti ” telu-teluning atunggal” dimana artinya tiga sosok sebagai satu kemampuan. Yaitu Eyang Resi Projopati, Panembahan Senopati, dan Ratu Kidul. Panembahan adalah pendiri kerajaan Mataram Islam. Panembahan Senopati dipertemukan oleh Ratu Kidul pas tatacara Sunan Kalijaga. Menurut ceritanya, saat Panembahan tengah bertapa, alam jadi murka. Gunung meletus, ombak agung, badai, dan gempa bumi. Diwaktu pertemuannya berbarengan Nyi Roro Kidul, sosok perempuan penguasa laut selatan itu sepakat membantu dan membuat perlindungan Kerajaan Mataram. Konon ceritanya, Nyi Roro Kidul diketahui sebagai “istri spiritual” untuk Raja-raja Mataram Islam saat itu.

Untuk orang Jawa, pemahaman terkait penguasa laut selatan yang berkembang di masyarakat Sunda harus diluruskan. Untuk mereka pada “Rara kidul” dengan “Ratu kidul” adalah berbeda. Dalam keyakinan Kejawen, alam kehidupan itu terdiri jadi demikian banyak step, adalah alam Kadewan, alam Nabi, alam Wali, alam Menungsa (Manusia), dan yang yang akan datang adalah alam Adil. Menurut mitologi Jawa, Ratu Kidul adalah ciptaan dari Dewa Kaping telu yang isi alam kehidupan sebagai Dewi Padi (Dewi Sri) dan dewi alam yang lain. Sesaat Rara Kidul adalah Putri dari Raja Sunda yang sudah disuri karena tingkah dari ibu tirinya dan menjelma jadi sosok penguasa setelah menceburkan diri ke laut selatan. (hariono)

Posting Komentar