Lumajang | tribunus-antara.com,  13 Maret 2017, Kominda kab. Lumajang menggelar acara pembekalan bagi komunitas intelijen daerah Lumajang, acara bertempat di gedung Panti PKK jl..Arif Rahman Hakim kelurahan Citrodiwangsan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang dibuka langsung oleh  Bupati Lumajang Drs. As'at Malik. M. Ag dan rencana kegiatan akan dilaksanakan sampai dengan hari Jumat tanggal 17 Maret 2017.

Dalam kesempatan ini Bupati Lumajang menyampaikan, Peran aktif deteksi dini komunitas intelijen daerah sangat diperlukan untuk menciptakan stabilitas keamanan terutama menghadapi Pilkda Kabupaten Lumajang tahun 2018 dan dan perkembangan lain bidang IPOLEKSOSBUD HANKAM . Peran aktif komunitas intelijen tersebut harus tetap berpedoman pada UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Intelijen Negara. UU Intelijen Negara adalah milik semua Kominda sebagai penyelenggara Intelijen. Oleh karena itu, keberadaannya perlu dipedomani.

Berdasarkan UU Nomor 17 tahun 2011, pasal 9 tentang Penyelenggara Intelijen Negara, BIN berinisiatif membentuk Komunitas Intelijen Pusat (Kominpus) bekerjasama dengan institusi terkait.  Kominpus berfungsi sebagai posko siaga untuk memonitor perkembangan situasi nasional baik pusat maupun daerah guna menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, optimalisasi keberadaan dan peran serta Kominda perlu menjadi prioritas.

Konflik berbau SARA, aksi terorisme, dan separatisme masih mewarnai polemik di daerah, kondisi tersebut berpotensi menjadi komoditas politik. Deteksi dini atas potensi kerawanan tersebut harus dilakukan. Sementara itu, lembaga penegak hukum juga harus bertindak tegas, sehingga kerawanan dapat diminimalisir.

Sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan kondisi yang tentram, tertib, aman dan teratur. Sesuai dengan UU 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, yang menyebutkan peran kominda melalui otonomi daerah berkewajiban melindungi masyarakat, menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan nasional, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, demikian akhir amanat yang disampaikan Bupati Lumajang. (nugroho)

Posting Komentar