TRIBUNUS-ANTARA.COM | SUBANG, Pra rekontruksi ulang meninggalnya seorang tahanan Polsek Compreng Polres Subang dilakukan Rabu 08/03 pukul 10.00 WIB dengan menghadirkan saksi-saksi. Saksi kunci dalam kejadian pengeroyokan yang menyebabkan hilangnya nyawa Wahyudin Rahmatullah (18) diperagakan. Nampak korban yang sudah terjatuh dipinggir jalan depan sebuah warnet motor dipukuli beramai oleh pelaku yang berjumlah 15 orang di Kiara Payung Desa Kiara sari

Dalam pra rekontruksi tersebut Hadir Kasat Reskrim Polres Subang AKP.Dadang dan Kanit Pidana Umum Ipda asep Musa menindak lanjuti laporan atau pengaduan dari orang tua korban Wahyudi rahmatullaoh yaitu Cecep Sugandi ke Bagian Bidpropam Polda Jawa Barat Kamis 23/02 lalu. Dalam laporannya, Cecep Sugandhi (44) ayah korban meninggal menyebutkan bahwa dirinya amat menyayangkan tindakkan Kapolsek Compreng dan anak buahnya yang tidak melakukan penanganan yang benar mengingat anaknya saat itu mengalami luka yang cukup parah.

Kapolsek Compreng AKP.H.Dadang Kurniadi, SH. seperti yang dilaporkan dalam berita acara/dumas ke Bid Propam Polda jabar,

telah melakukan pelanggaran disiplin sebagaimana dimaksud dalam pasal 4 huruf (a) dan huruf (f) dan pasal 6 huruf (j) PPRI no.2 Tahun 2003 Tentang Disiplin anggota Polri  bahwa "Dalam melaksanakan tugas  anggota polri wajib mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat sebaik-baiknya. Mentaati peraturan perundang-undangan serta perturan kedinasan yang berlalu. Dan anggota Polri dilarang berpihak kepada perkara pidana yang ditanganinya.  (tim)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.