Pasuruan | tribunus-antara.com, Setelah anak buah dites urine, kini giliran seluruh Perwira Polres Pasuruan mulai dari pangkat Wakapolres Pasuruan, Para Kabag, Para Kasat, Kapolsek jajaran, dan Perwira Staf lainnya yang diperiksa. Termasuk juga Kapolres Pasuruan AKBP.M.Aldian, SIK,MH.

“Tidak ada bedanya ya? baik Bintara maupun Perwira, semua sama saja! Bahkan saya sendiri selaku Pimpinan Tertinggi disini juga tidak diberi tahu bahwa hari ini akan ada kegiatan tes urine bagi para perwira, tiba-tiba tadi usai Apel, saat kami para perwira hendak melaksanakan Rapat Anev Kinerja Program Prioritas Kapolri (Promoter) di Ruang Eksekutif, kami langsung digiring berbaris di Kamar mandi dekat Ruang Eksekutif untuk langsung dites urine!,” katanya Kamis 16/03

Pemeriksaan tes urine kepada setiap personel Polri yang dilakukan secara mendadak tanpa ada pemberitahuan ini merupakan bagian dari kegiatan untuk mewujudkan Aparat dan Penegak Hukum khususnya Anggota Kepolisian Resort Pasuruan yang bersih dari Narkoba.

“Tes urine itu suatu hal yang positif untuk lebih mengawasi perilaku setiap anggota Polri, dan untuk pelaksanaannya memang tidak perlu diberitahu kapan pemeriksaan itu dilakukan, sebagaimana diketahui, Narkoba sangat rentan menyentuh siapa pun, tak terkecuali para Anggota Polri, karena itu, Kalau ingin dipercaya masyarakat bahwa Polisi bertekat memberantas penyalahgunaan narkoba maka Polisi itu sendiri harus bersih dari Narkoba,” imbuhnya.

Kapolres Pasuruan juga menerangkan bahwa pelaksaan tes urine dan pemeriksaan anggota agar bersih dari penyalahgunaan Narkoba adalah perintah langsung Presiden kemudian di teruskan dengan perintah langsung Kapolri, dan inilah bentuk tindaklanjut dari satuan tingkat bawah untuk menjalankan perintah atasan tersebut.

“Perlu diketahui bahwa jika sampai ada Anggota Polri yang terbukti positif dan terlibat penyalahgunaan Narkoba, maka akan di tindak tegas dengan di proses secara hukum dan juga di proses secara pelanggaran disiplin serta pelanggaran kode etik Polri, bahkan ancaman terberatnya yang bersangkutan dapat di pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) atau di pecat,” tegas Kapolres. Dari 55 Perwira Polres Pasuruan yang di tes, semua hasilnya “Negatif”, artinya seluruh Anggota Perwira Polres Pasuruan bersih dari Pemakaian dan Peredaran Narkoba.

wartawan : yudie/luqman
editor       : nugroho

Posting Komentar