SEMARANG - Petugas Layanan Kunjungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Kedungpane Semarang menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu ke dalam lapas itu, Selasa (11/4/2017).

Kalapas Kelas I Kedungpane Semarang, Taufiqurrakhman mengatakan, kejadian itu berawal saat seorang pengunjung wanita bercadar bernama Luciana, alias Dewi Novianti, asal Solo, mendaftar membesuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) bernama Fajar Hidayat pada pukul 10.20.

“Tetapi itu cuma kamuflase (membesuk Fajar Hidayat-Red).  Sebetulnya ia akan membesuk suaminya bernama Erwin Sindu Aditama yang terkena hukuman 5 tahun penjara kasus narkotika,” katanya.

Taufiq menuturkan, saat diperiksa Luciana kedapatan membawa 42 klip paket sabu yang dimasukkan ke dalam bungkus rokok Marlboro.Bungkus rokok itu diselipkan ke dalam dompet.
Menurut dia, sabu itu ditemukan setelah petugas melakukan pemeriksaan badan pelaku.Dompet berisi paket sabu itu dicepitkan pada kedua pahanya untuk mengelabuhi petugas.

Dia menambahkan, petugas sudah menaruh curiga terhadap pembesuk itu saat melihat jalannya, sehingga langsung dilakukan pemeriksaan melalui X-Ray, tetapi tidak mendeteksi apapun.
"Petugas kemudian menggeledah tasnya dan tidak menemukan dompetnya.

Setelah pemeriksaan lebih lanjut petugas menemukan dompet pelaku yang berisi sabu disembunyikan di pahanya,” tuturnya.  Setelah menemukan barang bukti, Taufiq menyatakan, pembesuk itu diserahkan ke Polsek Ngaliyan.

Selain itu, pihaknya juga memanggil suami pelaku yang tengah menjalani hukuman untuk dimintai keterangan. Perketat pengawasan :  “Pelaku langsung dibawa ke Polsek Ngaliyan, dan suaminya sudah kami amankan. Inilah bentuk nyata kami mencegah penyelundupan narkoba ke dalam Lapas.

Kami yakin upaya penyelundupan tetap akan ada, sehingga pengawasan akan kami perketat lagi,” tandasnya. Kapolsek Ngaliyan, Kompol Kusmintarjo membenarkan kejadian penyelundupan narkoba di Lapas Semarang. Pelaku langsung diserahkan ke Polsek Ngaliyan, tetapi hanya transit.

Kapolsek enggan memberikan konfirmasi secara rinci mengenai pelaku penyelundupan, karena langsung dibawa ke Polda Jateng untuk diperiksa lebih lanjut.

"Saya belum dapat memberi keterangan. Saya juga belum sempat tanya-tanya ke pelaku, sudah dimasukkan dalam mobil Polda Jateng. Jadi yang menangani sekarang Polda," katanya.

Kusmintarjo mengaku hanya sekilas memandang fisik pelaku, Luciana. Ia menyayangkan cara berpakaian pelaku yang memanfaatkan atribut keagamanan untuk menyelundupkan barang haram itu. Perwira polisi berpangkat melati satu itu meyakini pelaku tergabung dalam sindikat pengedaran narkoba besar.

"Ini masih dalam pengembangan oleh Ditresnarkoba Polda Jateng. Tidak mengira, perempuan bercadar kok bisa tersangkut narkoba," imbuhnya.


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.