PASURUAN -  Kesalah pahaman terjadi antar warga satu desa di desa Bayeman Kecamatan GondangWetan Minggu 23/04 pagi sekitar jam 10.00 WIB. Berawal saling ejek kemudian saling maki dan berakhir saling pukul, Bahrul ulum dan Wahyu Salahudin pun menggegerkan pagi hari warga desa Bayeman saat itu.

Masalah kian runyam, salah satu orang tua pemuda yang kena pukul tidak terima dan bermaksud menuntut balas. Cepat tanggap, perangkat desa setempat segera mengontak Kepolisian Sektor Keboncandi. Pihak-pihak yang terlibat permasalahan lalu dibawa ke Mapolsek Keboncandi Polresta Pasuruan

Upaya mediasi dilakukan petugas Polsek Aiptu Kamidin dan Bripka Dian Agung Polsek menyelesaikan masalah saling ejek dan berujung pemukulan tersebut dengan cara damai dan mengharmoniskan kembali dua warga satu desa tersebut. Sempat alot dan kedua pihak saling merasa benar. Berkat kegigihan petugas polsek Keboncandi, kedua belah pada akhirnya sepakat damai, dan menyadari kesalahan masing-masing.

Disaksikan perangkat desa dan tokoh warga, Aiptu Kamidin dan Bripka Dian Agung turut menyaksikan perjanjian  surat kesepatan untuk saling kembali hidup rukun, serta tidak memperpanjang kesalahpahaman tersebut.  (t)                    


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.