KEDIRI -    Tuntutan profesionalisme prajurit TNI dalam agenda khusus pesta demokrasi, dikemukakan saat Kodim 0809/Kediri menggelar nonton bareng (nobar) arahan dari Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo jelang berlangsungnya Pilkada putaran kedua di DKI Jaya.Menurut Pasi Ops Kodim Kediri, Kapten Arm Nur Solikin, nobar ini sekaligus memberi gambaran seputar profesionalisme prajurit TNI dalam menjalankan tugasnya, rabu (19/04/2017)

Sebagaimana dikutip dari tayangan pengarahan Panglima TNI kepada prajurit ,dalam rangka tugas pengamanan Pilkada DKI putaran kedua, "Hak memilih warga DKI sesuai dengan konstitusi, untuk itu negara dituntut hadir untuk memberikan jaminan rasa aman bagi warga DKI untuk memilih, untuk itu kalian hadir mewakili negara," kata Jenderal Gatot Nurmantyo.

Lebih lanjut orang nomor satu di ruang lingkup TNI ini menjelaskan, tugas pengamanan TPS adalah tugas mulia, untuk membuat rasa aman dan damai serta kegembiraan masyarakat menyambut pesta demokrasi. "Pahami betul, apa yang harus kamu lakukan, apa yg kamu lakukan dan apa yang tidak boleh kamu lakukan, sehingga semua masyarakat aman"jelas Jenderal Gatot Nurmantyo.

Nobar yang berlangsung di aula Makodim Kediri ini diikuti seluruh anggota Kodim Kediri, dan juga Dandim Kediri, Letkol Arm Joko Setiyo K, MSi (Han) serta seluruh Danramil jajaran Kodim Kediri. 

"Apabila kamu melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur, apapun akibatnya ,untuk membuat Jakarta aman, saya menjamin, kamu tidak akan duduk di meja hijau sebagai terdakwa, yang sebagai terdakwa yang memberi perintah, Panglimamu sebagai terdakwa,"tegas Jenderal Gatot Nurmantyo pada tayangan nobar ini. (h/s)

Posting Komentar