Pasuruan | tribunus-antara.com, SUP (39) Pria yang mengaku sebagai Brimob bertugas di Satuan 2 Pelopor Bogor ini ternyata Brimob gadungan. Polisi akhirnya mengamankan pria kelahiran Lumajang 14 Pebruari 1977 ini  hari kamis 06/04. Polisi Gadungan yang beralamat di desa Randuagung Lumajang

Berawal dari perkenalan di medsos (Wechat) Korban Siti (30) guru honorer SDN Nguling awal Pebruari 2017 dengan pelaku.  Dari perkenalan berlanjut ke pertemuan dan akhirnya korban sering diajak keluar dan melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Korban menuruti saja kemauan pelaku yang mengaku sebagai anggota Polisi dan dinas di Brimob Sat 2 Pelopor Bogor Jawa Barat ini, karena berjanji akan menikahinya.

Selain mengaku sebagai Brimob, SUP juga mengaku memiliki usaha di Probolinggo tersebut tak kunjung juga menikahi Korban. Setelah didesak terus, 14 Pebruari 2017 pelaku lalu menikah siri. Korban keberatan karena tak sesuai dengan janji manisnya dulu, korban akan dinikahi secara sah di KUA. Tak kurang akal, Pelaku Brimob gadungan ini berjanji bulan April nanti menikahi sah korban

Selama pelaku berhubungan dengan korban, korban dilarang mengajar di SDN Nguling 2 karena apabila sampai korban bekerja / mengajar lagi, pelaku mengancam akan mengobrak ngabrik SDN Nguling 2 dan pelaku juga pernah mengancam apabila korban selingkuh ataupun menikah dengan orang lain, korban akan dibunuh oleh pelaku.

Setelah 6 April pelakui tak juga datang tepati janji, kakak kandung Korban melaporkan ke Kepala desa Nguling. Oleh Kades kemudian diatur strategi, dan ternyata pelaku datang. Setelah ditanya kartu identitas atau kartu anggota, pelaku kelabakan dan tak bisa mmenjelaskan keabsahannya dirinya sebagai anggota Polri yang dinas di Sat 2 Brimob Bogor. Polisi gadungan ini pun akhirnya digelandang ke Mapolsek Nguling.

Dari tangan Brimob Gadungan ini berhasil diamankan sebagai barang buukti 1. Jaket doreng Brimob
, Sepatu laras panjang, Kaos Brimob,  Borgol,  Korek api medel senpi revolver,  Holster ( tempat senjata ), Ruyung, Dua ( 2) unit HT 9. 1 unit mobil APV warna silver nopol G-8845-JM,  Dompet warna coklat berisi uang Rp. 1.300.000,. Sim C, A, B atas nama Suprianto, Tiga (3) lembar STNK - nopol N2957UB - nopol N3173O- nopol N578YD13. 23 unit Hand Phone berbagai merk dan jenis,  Empat ( 4 ) Kartu tanda penduduk dengan rincian, KTP atas nama AKBP H. M. S. SUPRIANTO, SH alamat dusun Krajan desa Padang kec. Sukodono, pekerjaan BRIGADIR MOBIL ( BIN)- KTP atas nama AKBP H. M. S. SUPRIANTO, SH alamat dusun Krajan desa padang, kec. Sukodono, pekerjaan BRIGADIR MOBIL ( BIN)- KTP atas nama SUPIANTO, alamat dususn Tanah Anyar desa Randulogong kec. Randuagung kab. Lumajang, pekerjaan wiraswasta- KTP atas nama AMIR MAHMUD, alamat dusun Langsepan desa Randuagung kec. Randuagung Lumajang, pekerjaan wiraswasta,  ATM BCA  (t)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.