Pasuruan | tribunus-antara.com, Issu dukun santet Minggu 02/04 kembali membuat resah warga desa Rowogempol kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan. Perkara ini dimulai saat salah seorang warga desa setempat menderita sakit. Dan sakit warga ini, menurut keluarga si sakit adalah disebabkan oleh orang lain yang menyantet.

Suliha  (35) mengalami sakit 2 tahun yang lalu, Samsudin  (31) warga desa ,  Sumiana (40) sakit 6 bulan lalu, Khoyimah (30) sakit 2 bulan lalu. Semua warga dusun Pendopo RT. 6/8 desa Rowogempol tadi menuduh Mustahal (66) juga warga  desa yang sama sebagai penyebab sakitnya mereka. Mustahal yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani ini menurut informasi pernah mengalami gangguan sakit jiwa. Permasalahan segera diseleseikan oleh jajaran Muspika Lekok dengan melakukan dialog kepada perangkat desa serta seluruh warga yang sedang bermasalah.

Hingga berita ini diunggah Kapolsek Lekok dan Bhabinkamtibmas Bripka Ari.K masih terus memantau perkembangan issu dukun santet di desa Rowogempol tersebut. Issu dukun santet merupakan issu yang mudah memancing kerusuhan antar warga. Apabila kita tidak cepat tanggap menanggani permasalahan tersebut, bukan tidak mungkin akan terjadi gangguan kamtibmas di wilayah kami itu yang kami antisipasi dengan menerjunkan Bhabinkamtibmas memonito desa binaannya," ungkap Kapolsek Lekok AKP. Teguh Tarviyarno kepada tribunus-antara.com (t)



Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.