KEDIRI - Peringatan dan perayaan Paskah tinggal menghitung jari, upaya antisipasi dan cegah dini juga sudah dilakukan dari berbagai unsur, baik dari TNI, polri maupun Pemerintah Daerah. Rapat koordinasi yang berlangsung di Mapolresta Kediri ini dipimpin langsung Wakapolresta Kediri Kompol Andik Gunawan, serta diikuti Pasi Ops Kodim Kediri, Kapten Arm Nur Solikin, Pasi Intel Kodim Kediri, Kapten Czi Bagus Handoko, DanSub Denpom 2/V Kediri ,Kapten Cpm Mustofa A, Kepala Kakesbangpolinmas Kota Kediri ,Tanto Wijohari dan KaSatpol PP Kota Kediri, Ali Muklis, Kamis (13/04/2017).

"Antisipasi dan cegah dini saat ini didasari atas rentetan kejadian selang waktu terdekat, seperti aksi penyerangan kelompok ekstrimis terhadap anggota satlantas Polres Tuban pada 8 april lalu, dan penangkapan 2 orang terduga jaringan teroris di Kelurahan Blimbing Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan pada 7 april lalu," ungkap Kompol Andik Gunawan.

Lanjutnya, langkah taktis pencegahan harus dilakukannya koordinasi dengan tim penjinak bom untuk melaksanakan sterilisasi terhadap gereja-gereja yang ada di Kota Kediri, dan masing-masing pengurus gereja agar berkoordinasi dengan Polsek setempat, sebagai bagian dari cegah dini. Panitia paskah agar berkoordinasi dengan petugas pengamanan ,untuk mengidentifikasi mana yang benar-benar jemaat gereja dan mana yang bukan.

"Kita harus memperkuat semua lini dan tidak ada celah bagi kelompok tertentu yang berupaya merusak atau mengganggu kelangsungan acara Paskah. Untuk itu, kita juga menggandeng FKUB dalam meminimalisir kemungkinan-kemungkinan intoleransi atau upaya mengganggu kenyamanan ibadah umat," tegas Kapten Arm Nur Solikin.

Lebih lanjut, Kapten Arm Nur Solikin juga sudah menyiagakan anggota Kodim 0809/Kediri, apabila terjadi gangguan dari kelompok-kelompok intoleran yang sengaja merusak keharmonisan dan keberagaman di Kota Kediri. (t)

Posting Komentar