BANGKALAN - Narkoba saat ini memang jadi prioritas untuk segera di tindak lanjuti karena keberadaannya sungguh sangat meresakan dan merugikan banyak orang, dari hasil penelitian lebih dari 15.000 jiwa meninggal setiap tahunnya dikarenakan Narkoba.

Angka ini memang sangat mengejukan terlebih lagi kebanyakan dari korban atas obat-obatan terlarang ini adalah mereka yang masih di usia produktif. Kodim 0829/Bangkalan bekerjasama dengan Mabes TNI menggelar kegiatan penyuluhan Narkoba dengan menghadirkan Narasumber Waaster TNI Brigjen Marinir Gatot Istianto.

Pada pengarahannya Waaster mengatakan bahwa saat ini penyalahgunaan narkoba di indonesia sudah dalam ambang batas mengawatirkan, untuk itu kepada para generasi muda jangan sekali kali memakai apalagi mengedarkan narkoba, karena di samping merusak diri juga di pastikan akan berurusan dg pihak penegak hukum tegasnya,      

Lebih lanjut Beliau menggungkapkan bahwa penyalahgunan narkoba di indonesia tdk mengenal tua apa pun masih muda,peredaran narkoba tdk hanya dalam lingkup indonesia saja tetapi merupakan organisasi internasional,sindikatnya sangat terselubung mobilitasnya sangat tinggi dan tdk mengenal batas dan modus peredaranya selalu berubah-ubah, di kesempatan yang sama Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Sunardi Istanto mengatakan bahwa “penyuluhan ini merupakan kegiatan non fisik untuk memberikan informasi dan penyuluhan bahaya obat-obatan terlarang untuk masyarakat kelurahan klampis, terlebih kepada para pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa.”pungkasnya.

Penyuluhan Narkoba dihadiri 245 orang terdiri dari TNI bersama masyarakat Desa Bragang dan Pelajar setempat.(tribunus)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.