PASURUAN - Sebuah kebakaran menimpa rumah warga desa Rowogempol dusun Krajan Utara Rabu malam 10/05 sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam waktu sekejab  api yang belum diketahui asal muasalnya itu kian membesar dan melalap habis rumah yang terbuat dari anyaman bambu milik Sulami (55) yang mengalami cacat mental ini.

Saksi mata yang mengetahui peristiwa kebakaran tersebut mengatakan bahwa saat sebelum kejadian kebakaran, mbok Sulami menyalakan lampu penerangan yang biasa dia gunakan. Namanya lampu oblik (lampu dari botol/kaleng  berisi minyak tanah lalu diberi sumbu) dan dinyalakan.

Masih menurut saksi, mbok Sulami lalu menempelkan oblik tersebut ke dinding rumahnya yang terbuat dari gedek (anyaman bambu) mungkin kurang pas saat menaruh oblik di dinding geddek, saat di tinggal ke depan rumah oleh Mbok Sulami, tiba-tiba api langsung membesar membakar rumah mbok Sulami.

Kontan, saksi dan korban berteriak hingga warga berdatangan lalu melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya. Satu jam kemudian api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB. Akibat kejadian tersebut  Mbok Sulami mengalami kerugian material hampir  sekitar 15 juta rupiah. Rumah berikut isinya termasuk perabotan rumahnya semuanya habis dilalap si jago merah. Mbok Sulami untuk sementara harus tidur di rumah tetangganya. Wanita yang mengalami cacat mental ini, tak tahu bagaimana cara memperbaiki rumahnya yang rata dengan tanah tersebut.


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.