PASURUAN - Acara gelar musik dangdut dominan dengan aksi goyang pinggul dan joget asyik para penonton. Acara ini juga sering berakhir dengan pertengkaran, ricuh dan tawuran Kadang menyebabkan korban jiwa melayang, tak hanya satu, bahkan lebih banyak nyawa melayang sia-sia.

Tak ubahnya yang terjadi di lapangan Nguling hari  Sabtu malam Minggu 20/05. Dua warga antar desa Kedawang dan desa Kapasan kecamatan Nguling terlibat pertengkaran. Dua warga ini bersitegang gara-gara saat joget saling bersenggolan. Namun berkat kesigapan aparat keamanan yang sudah dipersiapkan oleh Polsek Nguling yang dibackup satuan Sabhara Polres Pasuruan kota, keributan tak jadi semakin meluas. Kedua warga yang terlibat tawuran ini dibawa ke Mpolsek Nguling malam itu juga.

Saling ngotot ngaku benar mulanya terjadi di Mapolsek saat dilakukan mediasi antar dua orang bertetangga desa ini. Petugas Kepolisian saat itu berupaya dengan berbagai cara untuk mendamaikan permasalahan agar tak saling berkepanjangan. Hingga larut malam akhirnya kedua warga ini mau saling memaafkan dan mengakui kesalahan masing-masing. Keduanya pun saling bersalaman berdamai dan berjanji turut menciptakan situasi kondisi yang tentram.

Posting Komentar