KEDIRI - Masyarakat  desa Karang talun gempar dengan ditemukannya mayat Minggu 07/05 sekira pukul 11.00 Wib di persawahan Ds. Karangtalun, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut diketahui oleh Mulyadi (60) jam 11 siang saat akan mencuci kaki di kali, tak sengaja Mulyadi melihat mayat tersangkut di sebuah bambu pada saluran irigasi persawahan, karena merasa takut Mulyadi lalu berlari memanggil warga lainnya.

Warga yang melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa setempat kemudian diteruskan ke aparat kepolisian. Beberapa saat Polisi tiba di lokasi kejadian, melakukan pengamanan TKP, menanyai saksi-saksi yang mengetahui peritiwa penemuan mayat tersebut dan melakukan evakuasi mayat untuk dillakukan Visum et repertum ke RS Bhayangkara Kediri.

Menurut saksi Rudy Hartoyo (36) Swasta alamat sama bahwa Korban, mengatakan bahwa jenazah tersebut adalah kakak iparnya bernama Surini usia 44 tahun Kata Rudy, kakaknya tersebut mempunyai riwayat penyakit Epilepsi/Ayan yang masih sering kambuh. Korban meninggalkan rumah sejak hari Jumat, 5 Mei 2017 sekira jam 13.00 Wib, berpamitan akan mencari rumput namun hingga hari Sabtu tidak kembali sehingga pihak keluarga berusaha untuk mencarinya namun hanya menemukan keranjang rumput yang terletak dipinggir Dam/Bendungan Ds. Karangtalun.

Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dugaan sementara Korban meninggal di mungkinkan karena penyakit Epilepsi/Ayan. Hingga berita diunggah pihak Kepolisian menduga kuat kematian korban akibat penyakit epilepsinya sambil menunggu perkembangan dari hasil penyelidikan lebih lanjut.  (har)


Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.