PASURUAN - Satgas Pangan satreskrim Polres pasuruan Kota telah berhasil ungkap kasus terhadap pelaku usaha produksi yaitu memproduksi, mengemas beras dan mengemas dengan menggunakan merk & logo yang diduga tidak sesuai dengan standart perundang undangan yang berlaku di sebuah Ruko/pergudangan /pertokoan Katak Riang nomor 21 jalan Raya Pleret Desa Pleret kabupaten Pasuruan, Rabu 17/05

Pelaku ini terbukti telah melakukan kegiatan atau proses produksi, penyimpanan, pengangkutan, memperdagangkan atau mengedarkan pangan/makanan yang tidak memenuhi standart yang dipersayaratkan dengan ketentuan perundang undangan yang dapat merugikan konsumen dan pelaku usaha yang tidak menyediakan hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan tidak memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat dan atau barang siapa dengan sengaja dan tanpa hak menggunakan merk dan atau jasa sejenis yang diproduksi dan atau diperdagangkan - Pasal 24 Jo 13 (1) UU RI No 5 Tahun 1984 tentang perindustrian, - Pasal 139, 140,141,142,143 UU RI No 18 Tahun 2012 tentang Pangan  - Pasal 62 Jo pasal 8 UU RI no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen
- Pasal 111 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,   - Pasal 90 UU RI No 15 tahun 2001 tentang Merk.

Pelaku bernama Mus (54 th) beralamat KTP jalan H.Wachid Ha No.31 RT.01/01 kelurahan Kebonagung Kecamatan panggungrejo Kota Pasuruan. Barang bukti antara lain timbangan berikut dengan timbel/beban.
- 1 (satu) set pemanas/ press,  Beras kemasan merk KEBUN ANGGUR sebanyak 73 sak.@ 25 Kg. - Beras super KEPALA dalam kemasan tanpa merk ( polos ) 37 sak @ 50 Kg - Beras Pandan wangi dalam kemasan tanpa merk ( polos ) 23 sak @ 50 Kg, Beras kemasan @ 5kg merk BERAS PANCA ( beras super kepala ) sebanyak 9 (sembilan ) bungkus. - Beras kemasan @ 5kg merk BERAS PANCA ( beras wangi ASLI )sebanyak 72  bungkus. - Beras kemasan @ 5kg merk BERAS PANCA ( beras super oren )sebanyak 18 (delapan belas). - 8.066 lembar Plastic pembungkus merk BERAS PANCA (beras super /hijau) - 6.750 lembar Plastic pembungkus merk BERAS PANCA (beras wangi ASLI ) - Satu bendel karung bekas merk PANDAN WANGI. - Satu bendel karung bekas merk KEBUN ANGGUR.

Modus operandi yaitu membeli beras dari Kab Banyuwangi, dari perorangan, dengan kemasan polos tanpa merek dengan jumlah kemasan per karung seberat 25 Kg, dan juga membeli beras  kemasan dengan merek KEBUN ANGGUR dengan kemasan 25 Kg , yang kemudian oleh pelaku beras tersebut dikirimkan ke gudang ( TKP) milik pelaaku.

Kemudian, oleh pelaaku kemasan lama di buka dan dikemas kembali oleh pelaku dengan menggunakan kemasan plastik baru, yang menggunakan merek dan nama milik terlapor ( BERAS PANCA ) dengan macam-macam nama ( BERAS SUPER /HIJAU), ( BERAS SUPER OREN), ( BERAS WANGI ASLI) ( BERAS SUPER KEPALA ), yang mana merek dan logonya milik pelaku, dengan berat kemasan dirubah menjadi seberat 5 Kg.

Dibantu karyawannya elaku menggunakan timbangan dan alat pemanas untuk press, lalu dijual ke wilayah Kota/Kab Pasuruan ( toko Medan Baru, toko Gajahmada, toko CITRA, toko senkuko  dikota pasuruan. Pelaku juga melayani penjualan secara perseorangan.

Selain itu pelaku juga mencampur beberapa macam beras untuk dikemas ulang menjadi satu macam beras. Pada saat dilakukan penggeledahan terdapat beras dalam kemasaan polos, kemasan merk KEBUN ANGGUR , dan kemasan hasil produksi/olahan  ukuran 5kg dengan merk BERAS PANCA Untuk harga Kulaan, pelaku membeli dengan harga Rp 9.100,-per kg  jenis beras MERK KEBUN ANGGUR dan dijual dengan harga Rp 11.000,-

Sehingga pelaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp 1.900 per Kg. Untuk harga kulaan beras merk SUPER KEPALA sebesar 10 ribu dan dijual dengan harga Rp 12.000 per Kg sehingga ia mendapatkan laba sebesar Rp 1.900 per Kg.Untuk harga kulaan beras Merk WANGI sebesar Rp 11.900  dan dijual dengan harga Rp 13.000 sehingga mendapatkan laba sebesar Rp 1.100. (tag)



Hak Jawab / Hak Koreksi:
call / SMS / WhatsApps:
082233590005 / 081357848782
Email: tribunusantara@gmail.com

PASURUAN

[Pasuruan][fbig1][#e74c3c]

Nasional

[Nasional][fbig1][#e74c3c]
Diberdayakan oleh Blogger.