KEDIRI  - Bagi seluruh pekerja ,tentu momentum Mayday menjadi hari yang tidak bisa diabaikan begitu saja, karena dihari itu peringatan Hari Buruh Internasional berlangsung diberbagai negara di dunia, termasuk salah satunya di Kota kediri. Tasyakuran Hari Buruh Internasional kali ini digelar di Hall Room Kediri Mall atau tepatnya berada disepanjang Jl.Hayam Wuruk Kota Kediri, dan tema yang diambil kali ini “Harmoni Pemerintah Pengusaha dan Pekerja”, Senin (01/05/2017).
 
Momentum penting tersebut dihadiri Wakil Walikota Kediri, Hj.Lilik Muhibah, Kasdim Kediri, Mayor Inf Joni Morwantoto, Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi, Danramil Kota, Kapten Inf Harmadi, Kapolsek Kota, Kompol Totok Widarto dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri, Kristanto.
 
“Kedepan, masih berhubungan dengan Mayday, kami sudah melaksanakan serangkaian aktfitas pertandingan olahraga, dan kegiatan ini sangat banyak jenisnya. Maksud diadakannya rangkaian kegiatan olahraga ini, untuk meminimalisir aksi unjuk rasa yang juga berlangsung di beberapa daerah. Selain olahraga, ada upaya untuk melahirkan bibit-bibit atlit berkualitas dan berkuantitas,” jelas Kristanto.
 
Dalam ceremonial ini juga diserahkan uang pembinaan dan trophy dari rangkaoan kegiatan olahraga yang digelar dalam rangka Mayday, untuk cabang bola voli, juara diraih Bank Jatim, PG Mrican dan PT.Gudang Garam, untuk cabang bulu tangkis, juara diraih PG Mrican, PDAM dan PT.Gudang Garam, sedangkan cabang futsal, juara diraih PG Pesantren ,PT.Gudang Garam dan Bolvita.
 
“Sinergi antara Pemerintah, Pengusaha dan Pekerja sangat dibutuhkan, sehingga nantinya kedepan bisa tercapai sutuasi dan kondisi yang aman, nyaman dan tentram. Ini semua cermin dari harmoni Kota kediri. Semoga kebersamaan yang ada di Kota Kediri berlanjut dari tahun ke tahun,” kata Hj.Lilik Muhibah.
 
Menanggapi komitmen untuk saling menjaga kebersamaan, saat sambutannya Mayor Inf Joni Morwantoto meminta semua pihak pelaku usaha untuk mengerti dan memahami kondisi para pekerjanya, baik dari sisi upah maupun jaminan kesehatan. Hubungan Pemerintah dengan pelaku usaha tidak mungkin bisa dipisahkan, demikian juga pelaku usaha dengan pekerjanya, untuk itu semua harus saling berkomitmen mencari solusi dalam setiap permasalahan secara kekeluargaan.   

foto/berita : penerangan kodam
editor         :  tatag buleng

Posting Komentar