KEDIRI - Warga desa Jambu kecamatan kayen Kidul mendadak gempar dengan penemuan sesosok mayat di dalam sumur. Penemuan mayat tersebut langsung dilaporkan aparat desa ke Polsek terdekat, Menurut keluarga,  Korban memiliki kebiasaannya pergi ke rumah saudaranya tanpa pamit, sehingga ketidak pulangan korban, tidak membuat keluarga dan suaminya mencari di mana keberadaan korban.Minggu 14/05

Menurut saksi beberapa waktu sebelum kejadian masih melihat korban keluar rumah menuju rumahnya dengan maksud menitipkan sebuah jarek/sewek. Hari itu juga sekitar jam 12.30 Wib. Korban membeli kecap di toko milik KHOIRIAH. Sementara itu Abas (suami korban), melihat korban terakhir kali Minggu pagi 14 Mei 2017 jam 07.00 wib, dan selanjutnya tidak  melihat lagi korban dan mengira kalau iatrinya ke rumah saudaranya di Kedung Malang kec. Papar.

Kemudian, Senin 15/05 sore 16.00 Wib saat ABAS (suami korban) hendak menimba air di sumur merasa kesulitan dan melihat ke dalam sumur ternyata ada istrinya meninggal dalam keadaan tengkurap. ABAS panik lalu minta tolong  kepada tetangga. Datanglah ISROFAH ( perangkat desa ) Jambu dan melaporkan kejadian ke Polsek Pagu dan diteruskan ke unit Iden Polres kediri serta SPKT Res. Kediri.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi dibantu warga sekitar. Saat Korban berhasil dievakuasi dan  dikeluarkan dari sumur ditemukan tangan kanan korban dalam keadaan terikat tali kain, dimana ikatannya tersebut terkait oleh dua buah batu bata merah  dengan ikatan simpul mati.
                                                     
Kasus ini masih dalm penanganan Polsek Pagu Kepolisian Resor Kediri.  Jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan Visum Et repertum guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. Hiingga berita diunggah Polisi masih menunggu hasil visum kedokteran. Dibawa Polisi sebagai barang bukti oleh petugas dua buah batu bata merah dan tali kain dari sobekan jarik/ sewek (harry)

Posting Komentar