PASURUAN - Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dalam negeri dan menjaga persatuan NKRI, Polri menegaskan bahwa NKRI harga
mati dan akan menindak tegas ormas atau kelompok tertentu yang berusaha memecah belah bangsa serta mengganti ideologi Pancasila.

Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Iptu Jayadi dan kanit Provost Aiptu Sutikno langsung turun ke lapangan melakukan silahturahmi dan sambang pengasuh Madarasah Darul ulum desa Sumber Anyar Nguling, Jumat 12/05.

Disampaikan Kanit Provost Aiptu Sutikno, bahwa di wilayah hukum Polsek Nguling Polri bersama masyarakat akan menangkal ujaran kebencian dan provokasi tersebut sengaja dibuat oleh oknum/kelompok tertentu yang ingin mengganti ideologi Pancasila dan Bhineka tunggal ika menjadi negara Islam, menurut paham mereka.

Hal ini, kata Sutikno sangat tidak dibenarkan karena negara NKRI ini  adalah negara yang majemuk yang terdiri dari berbagai Suku bangsa, Ras , Agama dan Aliran kepercayaan.

Sementara itu, Untuk menangkal paham radikalisme dan intoleransi agama, terang Waakapolsek Nguling Iptu Achmad Jayadi dalam patroli dan penggalangan serta pendekatan terhadap tokoh agama dan penguruh Madarasah menyampaikan  agar saling menghormati antara pemeluk agama lain dan tidak menjelekkan agama lain serta tetap menjaga keutuhan dan persatuan NKRI.

Pengurus Madarasah Darul Ulum Sumberanyar menyambut baik pesan dan himbauan dari petugas Kepolisian sektor Ngulling tersebut.  Pengasuh madarasah tersebut akan berperan aktif dalam hal menangkal radikalisme dan maraknya penyebaran narkoba dikalangan pemuda.

penulis   :  Udin
editor    :  Tatag

Posting Komentar