PASURUAN - Senin tanggal 08 Mei 2017 Pukul 09.05 WIB s.d Pukul 13.00 WIB bertempat diRuang Crisis Centre ( K3 I)  Mapolres Pasuruan Jalan Dr. Soetomo No. 01 Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan telah dilaksanakan mediasi / pertemuan antara kelompok Ormas Islam Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam ( DPW FPI dan kelompok GP Ansor NU yang dimediatori oleh Kapolres Pasuruan AKBP M. Aldian S. I. K

Acara yang dihadiri oleh 20 orang terkait unggahan gambar yang melecehkan Habib Rizieq diakun Facebook unggahan oleh Saudara April dan Saudara Chamami. Kronologi kegiatan sebagai berikut bahwa pukul 07.00 WIB  pengurus kelompok Ormas Islam FPI Kabupaten Pasuruan sebanyak 16 orang yang dipimpin oleh Ustadz Nawawi ( Sekjen FPI Kabupaten Pasuruan ). Mendatangi rumah  April yang berada di Desa Kedungringin Kecamatan Beji kabupaten Pasuruan untuk mengklarifikasi terkait unggahan gambar yang melecehkan Habib Rizieq diakun Facebook.

Terkait unggahan tersebut, April sudah meminta maaf dan tidak mengulangi perbuatan yang melecehkan gambar Habib Rizieq tersebut. Lalu Pukul 07.45 WIB Para pengurus FPI berlanjut mendatangi rumah Chamimi di kelurahan Pagak Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan dengan tujuan yang sama untuk mengklarifikasi atas unggahan gambar yang melecehkan Habib Rizieq dalam klarifikasi tersebut juga dihadiri H. Saad Muafi selaku Ketua GP Ansor Bangil.

Saat pertemuan di rumah Chamami terjadi adu mulut yang berlanjut pada keributan. Kelompok Ormas FPI ingin Chamami meminta maaf dan membuat surat tertulis tetapi Chamami tidak mau membuat pernyataan tertulis dan terjadi adu mulut. Untuk menghindari terjadinya keributan yang meluas dari petugas Polres / Polsek Beji membawa kedua kelompok Ormas tersebut ke Mapolres guna melakukan mediasi.

Petugas dari Polres dan Polsek Beji membawa kedua kelompok Ormas Islam tersebut ke Mapolres Pasuruan untuk diadakan mediasi untuk mencari penyelesaiaan agar tidak berkepanjangan. Pukul 09.00 WIB Kedua kelompok Ormas Islam tiba di Mapolres Pasuruan. Perwakilan FPI dipimpin oleh Ustadz Nawawi dan dari pihak Banser dipimpin oleh  H. Saad Muafi dan dimediasi AKBP M. Aldian S. I. K Kapolres Pasuruan

Kapolres didampingi Kompol Wagiran  Kapolsek Beji, AKP Adi Sutrisno Kasat Intelkam Polres Pasuruan, AKP Agus Kabag Binmas Polres Pasuruan, Ustadz Lukman Aziz, Ketua FPI Kabupaten Pasuruan, Habib Abdullah, Ustad Nawawi, H. Ilyasak, Ustadz Musam, H. Saad Muafi ( Ketua PC Ansor Bangil, M. Rozak, Hariono, April, Hamami.

Penyampaian AKBP M. Aldian S. I. K yang intinya sebagai berikut Saad muafi sudah meminta maaf secara terbuka dan Gentelman.  Kalau proses ini dibawa secara hukum Polres siap menjalankan secara Hukum. Agar permasalahan disepekati bersama agar tidak bergejolak lagi kalu masih tetap saya proses sesuai Hukum. Selesaikan permasalahan ini dengan kekeluargaan dan saling memaafkan. Penyampaian oleh Ustadz Nawawi FPI yang intinya sebagai berikut :. "Kita sama - sama berharap di Pasuruan ini hidup aman dan bersaudara jangan bermain-main dimedsos yang akan menimbulkan efek khususnya Agama kita disini sama-sama bersaudara." jelas Ustad Nawawi

Penyampaian oleh  M. Rozak yang  intinya Bahwa sekarang dimedsos banyak akun-akun yang menjatuhkan salah satu Ormas sehingga menimbulkan permasalahan. "Agar kita sama - sama disini terkait medsos mari kita saling menjaga dan menahan serta mencegah diri. Bahwa permasalahan ini akan menyebar ke medsos mari kita disini membuat komitmen dan meredam terkait akun akun yang ada di medsos jangan membawa organisasi Ormas Islam." ujar M.Rojak


Penyampaian oleh Ustadz lukman Aziz  Ketua DPW FPI Kabupaten Pasuruan yang Intinya  Saya sebagai Ketua FPI Kabupaten Pasuruan memohon maaf baik pribadi maupun organisaasi FPI semuanya mari kita sama sama umat Islam saling menjaga, menghargai dan memaafkan agar permasalahan ini jangan sampai terpecah belah antar umat Islam khususnya di Bangil Kabupaten Pasuruan.

Pukul 12.00 WIB Pertemuan/mediasi selesai dilanjutkan pembuatan kesepakatan bersama-sama antara kelompok Ormas Islam FPI dan Banser NU Untuk saling memaafkan/Islah melihat dinamika sosmed khususnya diakun facebook yang telah menimbulkan ketegangan antara kedua belah pihak.

Kedua belah pihak berkomitmen untuk menjaga dan mencegah anggotanya agar tidak lagi mencari atau menimbulkan ketegangan dimedsos lagi. Masing-masing pihak siap menjaga dan meredam, untuk tidak lagi memperuncing perbedaan baik di dunia maya maupun di dunia nyata.
 Kedua belah pihak berkomitmen memerangi berita hoax dimedsos dan bersama-sama untuk menindak yang dianggap akun facebook abal-abal (Palsu yang memprovokasi kehidupan beragama dan berbangsa).

Masing - masing pihak siap menjalin komunikasi untuk meperkuat Ukhuwah Islamiyah. Kedua belah pihak berkomitmen untuk saling menjaga keselamatan saudara Alvin Khamami, Aprilianto, Zainudin dan Erik Erianto yang sebelum ada permasalahan dan telah diselesaikan bersama.

Pembacaan komitmen/kesepakatan kedua belah ormas islam oleh AKBP M. Aldian S. I. K ( Kapolres Pasuruan). Didepan Mapolres Pasuruan kepada kedua pendukung kelompok Ormas Islam tersebut.

 Selanjutnya kedua kelompok Ormas Islam tersebut meninggalkan Mapolres Pasuruan ke rumah masing-masing dengan tertib dan aman setelah bersalaman antar pihak-pihak serta saling maaf memaafkan.

penulis   : darmaji
editor    :  tatag buleng

Posting Komentar